Andre Rosiade Lepas 100 Bus Mudik Gratis Pulang Basamo 2026 untuk Perantau Minang

Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minangkabau (DPP IKM) Andre Rosiade secara resmi melepas keberangkatan 100 bus program mudik gratis Pulang Basamo 2026 di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2026). Program Pulang Basamo 2026 ini mengantarkan ribuan perantau Minangkabau dari Jakarta dan sekitarnya untuk kembali ke kampung halaman di Sumatera Barat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat Minang di perantauan agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman. Pelepasan rombongan mudik berlangsung sekitar pukul 10.38 WIB. Saat bendera keberangkatan dikibarkan, satu per satu bus mulai bergerak meninggalkan lokasi dengan suasana meriah yang diiringi bunyi klakson telolet dari kendaraan para pemudik. Program Pulang Basamo Memasuki Tahun Keempat Andre Rosiade menjelaskan bahwa Pulang Basamo telah memasuki tahun keempat sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2023. Program ini terus mendapat sambutan positif dari para perantau Minang yang bekerja di Jakarta dan wilayah sekitarnya. Menurut Andre, program ini bukan hanya membantu masyarakat yang ingin mudik, tetapi juga mempererat hubungan para perantau dengan kampung halaman di Sumatera Barat. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar semakin banyak masyarakat yang terbantu. Perantau Minang Berkontribusi Besar untuk Ekonomi Sumbar Andre Rosiade juga menekankan bahwa perantau Minang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian di Sumatera Barat. Setiap tahun, para perantau mengirimkan dana dalam jumlah besar untuk membantu keluarga dan masyarakat di kampung halaman. “Alhamdulillah, selama ini perantau Minang membantu ekonomi Sumatera Barat. Setiap tahun perantau Minang mengirimkan sekitar Rp20 triliun ke kampung halaman,” ujar Andre. Menurutnya, kontribusi tersebut sangat penting untuk membantu pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dua Gelombang Keberangkatan Pulang Basamo 2026 Program Pulang Basamo 2026 dilaksanakan dalam dua gelombang keberangkatan. Gelombang pertama diberangkatkan pada 8 Maret 2026 dengan 100 bus. Sementara itu, gelombang kedua dijadwalkan berangkat pada 15 Maret 2026 dengan tambahan sekitar 150 bus. Secara keseluruhan, program mudik gratis ini diikuti oleh sekitar 12.000 pemudik. Peserta pada gelombang pertama mayoritas merupakan mahasiswa, sedangkan pada gelombang kedua didominasi oleh para pekerja perantau. Melalui program ini, DPP IKM berharap tradisi kebersamaan para perantau Minangkabau dapat terus terjaga sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di Sumatera Barat.
DPW IKM Aceh Salurkan Sembako untuk Warga IKTS, IKAMI, dan SAS Solok di Banda Aceh

Banda Aceh – Warga Minang yang tergabung dalam IKTS, IKAMI, dan SAS Solok di Kota Banda Aceh menerima bantuan sembako yang disalurkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) Provinsi Aceh melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKM Kota Banda Aceh. Bantuan tersebut merupakan donasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKM yang dihimpun dari berbagai unsur keluarga besar IKM di seluruh Indonesia. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap warga Minang yang membutuhkan di wilayah Aceh. Ketua DPW IKM Aceh menyampaikan bahwa distribusi bantuan dilakukan melalui DPD IKM Kota Banda Aceh agar penyaluran lebih terkoordinasi dan tepat sasaran. Posko penyaluran bantuan dipusatkan di Sekretariat DPD IKM Banda Aceh yang berlokasi di RM Sasuai Salero. DPW IKM Aceh juga mengimbau kepada warga Minang lainnya yang belum menerima bantuan sembako agar dapat mendatangi posko selama paket masih tersedia. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan dapat tersalurkan secara merata kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kebersamaan dan semangat gotong royong keluarga besar IKM, sekaligus mempererat hubungan antarorganisasi Minang di perantauan, termasuk IKTS, IKAMI, SAS Solok, serta unsur masyarakat Minang lainnya di Banda Aceh.
DPW IKM Aceh Salurkan Bantuan Sembako dari DPP IKM untuk Warga di Seluruh Kabupaten/Kota

Aceh, 7 Februari 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minangkabau (DPW IKM) Provinsi Aceh di bawah kepemimpinan Asyhari Hendri, S.H., M.M menyalurkan bantuan sembako kepada warga IKM di berbagai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten dan kota se-Aceh. Kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian sosial organisasi terhadap anggota yang terdampak musibah di wilayah Aceh. Bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi yang telah dihimpun oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKM. Donasi tersebut berasal dari jajaran pengurus DPW, DPD, dan DPC IKM se-Indonesia, paguyuban, asosiasi, komunitas perantau Minang, serta para donatur lainnya yang turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Semangat gotong royong tersebut menjadi kekuatan utama dalam meringankan beban warga IKM di daerah terdampak. Penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi oleh pengurus DPW IKM Aceh bersama DPD IKM kabupaten dan kota, guna memastikan setiap paket bantuan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan. Proses distribusi melibatkan tim relawan dari DPW dan DPD IKM se-Aceh yang bekerja dengan penuh dedikasi serta dukungan berbagai pihak. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok berupa paket sembako dan dukungan logistik lain yang relevan dengan kondisi masyarakat setempat. Ketua DPW IKM Aceh, Asyhari Hendri, menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antarwarga Minang di perantauan. Ia juga menyampaikan apresiasi dari Ketua Umum DPP IKM Andre Rosiade, S.E kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik tenaga, pikiran, maupun materi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa IKM terus hadir dan saling menguatkan di mana pun anggotanya berada. Melalui aksi sosial ini, hubungan antara DPW dan DPD IKM se-Aceh diharapkan semakin erat, sekaligus mempertegas komitmen organisasi dalam membantu masyarakat luas serta menjaga nilai persaudaraan di antara perantau Minangkabau.
DPD IKM Surakarta Perkuat Program Kerja 2026 dalam Rapat Koordinasi Pengurus

Surakarta, 2 Februari 2026 – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minang (DPD IKM) Kota Surakarta menggelar rapat koordinasi di Sekretariat DPD IKM Surakarta pada Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun agenda kegiatan ke depan. Hadirkan Pembina, Penasehat, dan Pengurus Lengkap Rapat dihadiri oleh Dewan Pembina DPD IKM Surakarta H. Epi Rizandi, Dewan Penasehat Letkol ADM Osvandry dan Ganto Suaro, Ketua DPD IKM Surakarta Yunaldi Efendi, Wakil Ketua Datuk Yusuf, Ketua Yayasan Minang Saiyo Gusti Hadi, Ketua Panitia Penggalangan Dana Kapten Isran Wahyudi, Sekretaris Buyung Muchammad Faiza (Bang Ichal), jajaran pengurus DPD IKM Surakarta, serta perwakilan Bundo Kanduang Kota Surakarta. Dalam sambutannya, H. Epi Rizandi menegaskan bahwa kehadiran para tokoh dan pengurus menunjukkan komitmen bersama untuk menjalankan roda organisasi secara solid, terarah, dan berkelanjutan demi kemajuan IKM di Kota Surakarta. Bahas Agenda Ramadan, Lebaran, dan Tabungan Kurban 2026 Ketua DPD IKM Surakarta, Yunaldi Efendi, menjelaskan bahwa rapat membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya rencana kegiatan selama bulan Ramadan, perayaan Idulfitri 2026, serta program tabungan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kebersamaan warga Minang di perantauan. Penutupan dan Laporan Transparan Donasi Bencana Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum penutupan resmi program penggalangan donasi bencana alam Sumatera Barat. Dalam laporan yang disampaikan, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp60.889.662 dan seluruhnya telah disalurkan kepada warga terdampak melalui DPW IKM Jawa Tengah, DPD IKM Solo Raya, DPD PKDP Surakarta, serta DPD IWS Surakarta, termasuk bantuan bagi mahasiswa perantauan yang terdampak banjir. Saldo donasi dinyatakan nihil sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Ketua Panitia Penggalangan Dana, Kapten Isran Wahyudi, memaparkan bahwa bantuan disalurkan kepada sejumlah wilayah dan kelompok penerima, antara lain warga Pariaman, Saniangbaka, Paninggahan, Agam, serta mahasiswa perantauan. Seluruh distribusi dilakukan melalui koordinasi DPW IKM Provinsi Jawa Tengah. Harapan untuk Program Berkelanjutan Melalui rapat ini, DPD IKM Kota Surakarta berharap seluruh program organisasi dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas. Konsolidasi yang kuat diharapkan menjadi fondasi bagi kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan IKM di masa mendatang.
DPP IKM Hadiri Silaturahim Perantau Minang di Batam, Bahas Konsolidasi Organisasi

Batam, Minggu 25 Januari 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minangkabau (DPP IKM) menghadiri kegiatan Silaturahim Perantau Minang yang digelar di Kota Batam, Kepulauan Riau. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus penguatan kebersamaan perantau Minang di wilayah Batam. Agenda utama kegiatan meliputi penyusunan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKM Kota Batam serta diskusi terkait kesepahaman dan tata kelola organisasi IKM. Acara ini dihadiri oleh Pengurus DPP IKM, di antaranya Bapak Mukti Ali dan Bapak Monteri Imam Bakri, serta Ketua DPW IKM Kepulauan Riau, Bapak Momon Maulanda beserta jajaran. Turut hadir pula masyarakat Minang Kota Batam yang diundang sebagai calon pengurus. Ketua DPD IKM Kota Batam, H. Yunasril Wijaya, dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh perantau Minang di Kota Batam untuk bersatu dan aktif dalam IKM, serta memanfaatkan jaringan organisasi IKM yang tersebar di seluruh wilayah perantauan sebagai kekuatan bersama. Kegiatan ini sejalan dengan misi Ketua Umum DPP IKM, Bapak Andre Rosiade, yang mendorong agar program-program pemerintah dapat disinergikan dan dimanfaatkan melalui kegiatan-kegiatan IKM di daerah. Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP IKM, Bapak Braditi Moulevey, menghimbau agar kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota dapat membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh perantau Minang di daerah masing-masing untuk bergabung sebagai anggota yang terdata secara resmi oleh pengurus IKM setempat.
Ketua dan Sekwil DPW IKM Jawa Tengah Hadiri Pelantikan Pengurus PKDP Jateng

Kabupaten Semarang (24/1/2026) – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minangkabau (DPW IKM) Provinsi Jawa Tengah, Drs. Amrul Balaimansiang, bersama Sekretaris Wilayah DPW IKM Jawa Tengah, Ir. Afrizal Malik, menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Jawa Tengah periode 2026–2031. Pelantikan yang dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKDP tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKDP Kabupaten Semarang, Kabupaten Magelang, Kota Semarang, Solo Raya, dan Kota Salatiga. Kehadiran pimpinan DPW IKM Jawa Tengah menjadi simbol kuatnya sinergi antarorganisasi kedaerahan Minang di wilayah Jawa Tengah. Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP PKDP Irwan Sikumbang, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Jenderal DPP PKDP Irwandi, sebagai bentuk dukungan penuh DPP PKDP terhadap penguatan struktur organisasi di daerah. Dengan mengusung tema “Bijak Dirantau, Paguno Dikampuang” serta slogan “PKDP Hebat Piaman Jaya”, pelantikan berlangsung khidmat dan sarat nuansa kekeluargaan. Momentum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus silaturahmi besar perantau Piaman dan Minang di Jawa Tengah. Hadir pula Dewan Penasihat DPW PKDP Jawa Tengah yang juga Ketua PKDP Solo Raya, Ganto Suaro, yang akrab disapa Mak Anjang, sekaligus owner Rumah Makan Dapua Mintuo, bersama jajaran pengurus PKDP Solo Raya. Diketahui, Ganto Suaro juga aktif di IKM dengan mengemban amanah sebagai Dewan Penasihat DPW IKM Jawa Tengah serta Dewan Penasihat DPD IKM Kota Surakarta. Sejumlah tokoh lainnya turut memberikan warna pada acara ini, di antaranya Dewan Pembina DPW PKDP Jawa Tengah, Komandan Skadik 403 Lanud Adi Soemarmo Letkol Pas Irvien Joni, S.E., serta Letkol ADM Osvandry, S.Pd., M.M., mantan dosen Departemen TMI AAU yang kini menjabat sebagai Kepala Sekretariat Lanud Adi Soemarmo sekaligus Widyaiswara Pratama. Turut hadir pula para penasihat DPD PKDP Solo Raya seperti Buyung Masar, Buyung Midun, Edi Sabaco, Syamsul Bahri, Sekretaris DPD PKDP Solo Raya Familion, serta Mande Kanduang PKDP Solo Raya, yang semakin menguatkan nilai adat dan budaya Minangkabau dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Ketua dan Sekwil DPW IKM Jawa Tengah pada acara ini menegaskan komitmen IKM untuk terus bersinergi dengan PKDP dalam menjaga persatuan, melestarikan adat dan budaya Minangkabau, serta mendorong peran aktif perantau dalam pembangunan sosial kemasyarakatan di Jawa Tengah. Pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang solid bagi kepengurusan baru DPW dan DPD PKDP se-Jawa Tengah dalam menjalankan amanah organisasi dan memperkuat peran perantau Piaman dan Minang di tanah rantau. (Rizal Malin Kayo)
Kehadiran Pengurus IKM Warnai Silaturahim PKDP Solo Raya yang Terbuka dan Demokratis

Solo Raya – Pertemuan dan silaturahim Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Solo Raya yang digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026, di RM Dapua Mintuo, Donohudan, berlangsung hangat, penuh keakraban, dan sarat nilai persaudaraan. Kegiatan bertema “Balanjuang Silamak Jo Duyan” ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarperantau Minangkabau di wilayah Solo Raya. Kehadiran Rizal Putra Milda, perantau Minang asal Bukittinggi, sebagai tamu undangan khusus dari luar keanggotaan PKDP, turut mewarnai suasana silaturahim. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari jajaran pengurus dan keluarga besar PKDP Solo Raya sebagai wujud nyata keterbukaan organisasi dalam menjalin komunikasi dan persaudaraan lintas komunitas Minang. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh beberapa pengurus Ikatan Keluarga Minang (IKM) Solo Raya. Kehadiran para pengurus IKM tersebut semakin menegaskan semangat kebersamaan dan sinergi antarorganisasi kedaerahan Minangkabau di perantauan, tanpa sekat dan dengan semangat saling menghargai. Ketua PKDP Solo Raya, Ganto Suaro, menegaskan bahwa PKDP Solo Raya menjunjung tinggi nilai keterbukaan, musyawarah, dan demokrasi. Menurutnya, silaturahim merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sesama perantau Minangkabau, baik yang tergabung dalam PKDP maupun organisasi kedaerahan lainnya. “PKDP Solo Raya terbuka bagi siapa saja yang datang untuk bersilaturahim. Perbedaan latar belakang organisasi bukan penghalang, justru menjadi kekuatan untuk membangun persatuan di tanah rantau,” ungkapnya. Acara yang dimulai selepas salat Ashar ini berlangsung dalam suasana santai bernuansa kampung halaman, dilengkapi jamuan khas Minangkabau yang menghadirkan rasa rindu akan Ranah Minang. Seluruh peserta tampak larut dalam kebersamaan dengan mengenakan busana nasional PKDP berwarna biru. Silaturahim ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan persatuan antarperantau Minangkabau di Solo Raya, sekaligus menegaskan peran PKDP Solo Raya sebagai organisasi yang inklusif, terbuka, dan demokratis. (Rizal PM)
IKM Banyuasin Bersama Aliansi Masyarakat Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Bencana di Sumatera

Banyuasin – Aksi kemanusiaan untuk membantu korban banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat resmi dimulai oleh aliansi masyarakat bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Banyuasin. Kegiatan ini dipusatkan di Posko Pangkalan Balai, tepat di depan Masjid Jumhuriah, Simpang Y Talang Kelapa, yang berdiri menggunakan tenda kecil sebagai pusat koordinasi. Relawan Mulai Turun ke Jalan Sejak pagi, para relawan terlihat aktif menggalang bantuan di ruas jalan lintas depan posko utama. Mereka mengangkat kotak donasi bertuliskan “Masyarakat Banyuasin Peduli Banjir Bandang Sumatera.”Secara bergantian, relawan menghentikan kendaraan untuk mengajak warga menyumbangkan uang tunai, pakaian layak pakai, dan kebutuhan mendesak lainnya. Kehadiran mereka mengundang simpati banyak pengendara yang melintas. Ketua IKM Pangkalan Balai, H. Rahman, S.Kom, menyampaikan bahwa gerakan ini lahir dari rasa peduli masyarakat Banyuasin terhadap bencana besar yang melanda tiga provinsi di Sumatera.“Kami mengajak masyarakat untuk menyumbang seikhlasnya. Bantuan bisa diserahkan langsung ke posko atau melalui relawan yang bertugas,” ujarnya. Sinergi Ormas, Pemuda, dan Mahasiswa Koordinator lapangan, Ari Anggara, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan hasil sinergi pemuda Banyuasin dari unsur ormas, LSM, dan mahasiswa. Menurutnya, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meringankan beban ribuan korban. Ari juga menambahkan bahwa donasi dapat dikirim melalui rekening resmi Bank Sumsel Babel atas nama IKM Banyuasin, sehingga warga dari luar daerah dapat ikut berpartisipasi dengan mudah. Humas IKM Banyuasin, Alpian Soho, menegaskan bahwa inisiatif ini muncul dari gerakan spontan pemuda Banyuasin yang tersentuh oleh kondisi para korban. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu menyediakan tenda, logistik relawan, hingga akses perizinan.“Kami mengajak masyarakat, instansi, dan stakeholder lain untuk ikut berpartisipasi. Donasi dapat diberikan melalui posko-posko atau rekening resmi yang telah kami umumkan,” ujarnya. Tiga Titik Posko dan Sistem Pelaporan Transparan Selama satu minggu ke depan, penggalangan dana akan dilakukan di tiga lokasi, yaitu: Pangkalan Balai Talang Kelapa Betung (segera beroperasi) Selain menerima donasi secara langsung, panitia juga menyiapkan sistem pelaporan transparan untuk memastikan seluruh bantuan tepat sasaran. Ketua DPD IKM Banyuasin, H. Gusra Yetri, S.H., Dt. Rajo Mangkudun, memastikan bahwa seluruh bantuan akan dikelola secara akuntabel.“Ini bentuk solidaritas kita. Setelah penggalangan dana selesai, seluruh bantuan akan kami salurkan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
IKM Surakarta Gelar Pertemuan Rutin, Satukan Empati dan Gerakan Donasi untuk Sumatera Barat

Surakarta – Duka akibat banjir dan galodo yang melanda Sumatera Barat terus menggugah empati para perantau Minang di berbagai daerah. Di Kota Surakarta, Ikatan Keluarga Minang (IKM) kembali menunjukkan kekompakan melalui pertemuan rutin yang sarat kepedulian. Acara berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025, di RM Embun Pagi Pajang, Kartasura. Dihadiri Pengurus dan Tokoh Penting IKM Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua DPD IKM Kota Surakarta, Yunaldi Efendi, para Pembina seperti Epi Rizandi, jajaran Penasehat, Bundo Kanduang, serta seluruh pengurus DPD IKM Surakarta.Acara semakin bermakna dengan hadirnya Ketua Dewan Penasehat DPW IKM Jawa Tengah, H. Abdul Kadir (Uncu Kadir), yang memberikan arahan dan dukungan moral kepada seluruh peserta. Fokus pada Penggalangan Dana untuk Sumatera Barat Dalam suasana akrab namun penuh keprihatinan, peserta pertemuan memusatkan perhatian pada upaya penggalangan dana untuk korban bencana di Sumatera Barat. Hingga hari ini, donasi yang terkumpul telah mencapai sekitar Rp 13 juta, menjadi bukti nyata kepedulian para perantau Minang di Solo Raya. Agenda Penting yang Dibahas IKM Surakarta Ketua DPD IKM, Yunaldi Efendi, menyampaikan beberapa agenda utama dalam pertemuan rutin ini, antara lain: Program penanggulangan bencana di Sumatera BaratKegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga bulan sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap pemulihan pascabencana. Rencana renovasi Gedung dan Masjid IKM Solo RayaUpaya ini bertujuan memperkuat fasilitas organisasi agar lebih optimal dalam menjalankan kegiatan sosial dan kebersamaan. Tindak lanjut usulan Walikota Surakarta, Respati Ardi, terkait Koridor MinangKoridor Minang dirancang menjadi ruang budaya dan wadah pemberdayaan ekonomi perantau Minang. Prosesnya akan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Surakarta. Apresiasi atas Kekompakan Perantau Minang Dalam kesempatan tersebut, Yunaldi mengapresiasi solidaritas seluruh anggota. “Kekompakan para perantau dalam berdonasi sangat kami apresiasi. Semoga bantuan ini dapat meringankan saudara-saudara kita di Sumatera Barat yang sedang menghadapi ujian berat,” ujarnya. Perantau Tetap Terhubung dengan Tanah Kelahiran Rasa simpati dan empati terasa kuat sepanjang acara. Meski jauh dari kampung halaman, hati para perantau Minang tetap terpaut pada Ranah Minang. Melalui kebersamaan dan gerakan kolektif, IKM Surakarta berharap dapat berkontribusi dalam mengembalikan harapan masyarakat yang terdampak bencana. Semoga semangat kepedulian ini terus mengalir dan memberikan manfaat bagi saudara-saudara yang membutuhkan. (Rizal Malin Kayo)
Rantau Tidak Diam, IKM Klaten dan RM Barokah Minang Satukan Cinta untuk Korban Bencana

Klaten – Car Free Day (CFD) Klaten pada Minggu, 30 November 2025, menjadi ajang solidaritas bagi para perantau Minang di tanah Jawa. DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Klaten menggelar aksi penggalangan dana bertajuk Minang Maimbau Kito untuk membantu korban bencana alam di Sumatera Barat. Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kecintaan terhadap kampung halaman, tetapi juga kepedulian terhadap sesama anak bangsa. Dipimpin Langsung oleh Pengurus DPD IKM Klaten Aksi penggalangan dana dipimpin oleh Dewan Pembina DPD IKM, Datuk Bareno, serta Ketua DPD IKM Klaten, Purnomo Sipur (Uda Ipul). Pengurus, pemuda IKM, dan unsur Bundo Kanduang turun langsung memenuhi rute CFD. Mereka mengajak masyarakat untuk ikut membantu melalui donasi yang dikumpulkan dalam kotak-kotak penggalangan. Penggalangan Donasi Menyisir Komunitas Perantau Setelah CFD, kegiatan berlanjut ke tempat-tempat perantau Minang berusaha. Rombongan menyambangi rumah makan Padang, toko milik perantau, hingga kediaman warga yang berpotensi memberi bantuan. Salah satu titik penting adalah Rumah Makan Barokah Minang, milik perantau asal Bukittinggi, Rizal Malin Kayo. Di sini, dukungan mengalir deras dan diterima dengan penuh kehangatan. Momen ini memperlihatkan bahwa ketika satu daerah berduka, perantau Minang ikut merasakan rasa sakit yang sama. Pesan Ketua DPD IKM Klaten Ketua DPD IKM Klaten, Uda Ipul, menegaskan bahwa aksi ini lahir dari rasa tanggung jawab moral perantau Minang. Menurutnya, saat kampung halaman tertimpa musibah, maka perantaulah yang pertama terpanggil. “Aksi ini bukan hanya soal donasi. Ini tentang kebersamaan kita sebagai orang Minang. Di mana pun berada, kita tetap terhubung oleh tanah asal dan rasa persaudaraan,” ujarnya. Harapan untuk Sumatera Barat Melalui aksi ini, DPD IKM Klaten berharap bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban para penyintas. Setiap rupiah yang diberikan dianggap sebagai doa, bentuk kepedulian, dan cinta yang tidak terputus oleh jarak. Semoga dukungan ini menjadi dorongan bagi Sumatera Barat untuk bangkit kembali setelah bencana.