IKM Surakarta Gelar UNI PARJO #01 di Pasar Jongke, Kolaborasi Budaya Minang dan Jawa Dorong UMKM Kreatif

SOLO (27/03) — Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kota Surakarta menghadirkan event budaya bertajuk UNI PARJO #01 (Urang Minang Pasar Jongke) sebagai ruang kolaborasi budaya Minang dan Jawa sekaligus penggerak ekonomi kreatif di Kota Solo. Kegiatan yang akan digelar di kawasan ikonik Pasar Jongke ini membuka peluang luas bagi pelaku kuliner, pengrajin (craft), serta UMKM kreatif untuk berpartisipasi dalam perhelatan budaya berbasis kearifan lokal. Event ini merupakan inisiasi komunitas Minang di Solo yang didukung oleh DPD IKM Kota Surakarta di bawah kepemimpinan Yunaldi Efendi. Kehadiran UNI PARJO diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mampu memperkuat sinergi antarbudaya serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. “UNI PARJO menjadi ruang temu budaya yang menghadirkan kekayaan tradisi Minangkabau dan Jawa dalam satu harmoni, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal,” ujar panitia. Dalam kegiatan ini, pengunjung akan disuguhkan beragam kuliner khas Minang dan Jawa, mulai dari makanan tradisional, minuman khas, hingga produk kreatif dan hasil bumi seperti sayuran segar yang dapat dinikmati langsung. Mengusung konsep pasar budaya terbuka, UNI PARJO direncanakan berlangsung secara rutin setiap hari Sabtu di area strategis Pasar Jongke, tepatnya di pelataran parkir dan taman depan pasar yang luas dan representatif. Jadwal Pelaksanaan UNI PARJO #01 🗓️ Sabtu, 4 April 2026 ⏰ Pukul 16.00 – 23.00 WIB 📍 Pelataran Pasar Jongke, Solo Pendaftaran peserta dibuka mulai 26 Maret hingga 2 April 2026. Sementara itu, technical meeting akan dilaksanakan pada: 🗓️ Kamis, 2 April 2026 ⏰ Pukul 14.00 WIB 📍 Lantai 3 Pasar Jongke Solo Para pelaku usaha kuliner dan kreatif yang ingin bergabung dapat mendaftarkan diri melalui tautan berikut:👉 https://bit.ly/UniParjo01 Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Person di nomor 081371866396. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah berkarya bersama masyarakat kota sekaligus memperkuat identitas budaya Nusantara melalui kolaborasi Minang dan Jawa. Catatan Redaksi Pelaksanaan UNI PARJO sebelumnya direncanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026. Namun, jadwal tersebut mengalami penyesuaian dan ditunda menjadi Sabtu, 4 April 2026 karena pertimbangan teknis dan kesiapan acara. (Rizal Malin Kayo)
IKM Solo Raya Gelar Buko Puaso Basamo, Satukan Pejabat dan Tokoh Perantau Minangkabau di Surakarta

SOLO – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan Buko Puaso Basamo yang digelar keluarga besar Ikatan Keluarga Minang (IKM) Solo Raya bersama para pejabat dan tokoh perantau Minangkabau. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Embun Pagi Neo, Solo, Sabtu (14/3/2026) tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antarurang awak di tanah rantau. Kegiatan yang dilaksanakan dalam nuansa Ramadan ini mempertemukan berbagai tokoh Minangkabau yang berkiprah di Solo Raya. Selain menjadi ajang berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat rasa kekeluargaan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya Minangkabau di perantauan. Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Komandan Denpom IV/4 Surakarta, Letkol Cpm Rifky Nurachman, Kepala Dinas Personel Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Adm Yogie Azhar Koto, Komandan Skadik 403 Lanud Adi Soemarmo, Letkol Pas Irvien Joni, serta Kepala Dinas Operasi Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Adi Putra Buana. Hadir pula Kepala Sekretariat Lanud Adi Soemarmo yang juga Widyaiswara Pratama, Letkol Adm Osvandry, Ketua Dewan Pembina DPD IKM Kota Surakarta, H. Epi Rizandi, serta Dewan Pembina IKM, Ganto Suaro. Dari jajaran pengurus IKM Surakarta, tampak hadir Ketua DPD IKM Surakarta, Yunaldi Efendi Piliang, Wakil Ketua DPD IKM Solo, Datuk Yusuf, Sekretaris DPD IKM Surakarta, Buyung M. Faiza, Bendahara Yayan, serta Kabid Sosial Tedy Lembang. Turut hadir pula Kepala Yayasan Minang Saiyo, Goesti Hadi. Dalam suasana penuh keakraban, para tokoh dan undangan saling berbincang, bertukar cerita, serta mempererat hubungan persaudaraan sesama perantau Minangkabau yang telah lama menetap di Solo Raya. Melalui kegiatan Buko Puaso Basamo ini, diharapkan semangat kebersamaan, nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau, serta tradisi silaturahmi tetap terjaga dan semakin kuat di tengah kehidupan masyarakat Minang di perantauan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa ikatan kekeluargaan urang awak tetap hidup dan terpelihara, meskipun berada jauh dari ranah Minangkabau. (Rizal Malin Kayo)
DPD IKM Surakarta Perkuat Program Kerja 2026 dalam Rapat Koordinasi Pengurus

Surakarta, 2 Februari 2026 – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minang (DPD IKM) Kota Surakarta menggelar rapat koordinasi di Sekretariat DPD IKM Surakarta pada Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun agenda kegiatan ke depan. Hadirkan Pembina, Penasehat, dan Pengurus Lengkap Rapat dihadiri oleh Dewan Pembina DPD IKM Surakarta H. Epi Rizandi, Dewan Penasehat Letkol ADM Osvandry dan Ganto Suaro, Ketua DPD IKM Surakarta Yunaldi Efendi, Wakil Ketua Datuk Yusuf, Ketua Yayasan Minang Saiyo Gusti Hadi, Ketua Panitia Penggalangan Dana Kapten Isran Wahyudi, Sekretaris Buyung Muchammad Faiza (Bang Ichal), jajaran pengurus DPD IKM Surakarta, serta perwakilan Bundo Kanduang Kota Surakarta. Dalam sambutannya, H. Epi Rizandi menegaskan bahwa kehadiran para tokoh dan pengurus menunjukkan komitmen bersama untuk menjalankan roda organisasi secara solid, terarah, dan berkelanjutan demi kemajuan IKM di Kota Surakarta. Bahas Agenda Ramadan, Lebaran, dan Tabungan Kurban 2026 Ketua DPD IKM Surakarta, Yunaldi Efendi, menjelaskan bahwa rapat membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya rencana kegiatan selama bulan Ramadan, perayaan Idulfitri 2026, serta program tabungan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kebersamaan warga Minang di perantauan. Penutupan dan Laporan Transparan Donasi Bencana Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum penutupan resmi program penggalangan donasi bencana alam Sumatera Barat. Dalam laporan yang disampaikan, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp60.889.662 dan seluruhnya telah disalurkan kepada warga terdampak melalui DPW IKM Jawa Tengah, DPD IKM Solo Raya, DPD PKDP Surakarta, serta DPD IWS Surakarta, termasuk bantuan bagi mahasiswa perantauan yang terdampak banjir. Saldo donasi dinyatakan nihil sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Ketua Panitia Penggalangan Dana, Kapten Isran Wahyudi, memaparkan bahwa bantuan disalurkan kepada sejumlah wilayah dan kelompok penerima, antara lain warga Pariaman, Saniangbaka, Paninggahan, Agam, serta mahasiswa perantauan. Seluruh distribusi dilakukan melalui koordinasi DPW IKM Provinsi Jawa Tengah. Harapan untuk Program Berkelanjutan Melalui rapat ini, DPD IKM Kota Surakarta berharap seluruh program organisasi dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas. Konsolidasi yang kuat diharapkan menjadi fondasi bagi kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan IKM di masa mendatang.
Ketua dan Sekwil DPW IKM Jawa Tengah Hadiri Pelantikan Pengurus PKDP Jateng

Kabupaten Semarang (24/1/2026) – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minangkabau (DPW IKM) Provinsi Jawa Tengah, Drs. Amrul Balaimansiang, bersama Sekretaris Wilayah DPW IKM Jawa Tengah, Ir. Afrizal Malik, menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Jawa Tengah periode 2026–2031. Pelantikan yang dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKDP tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKDP Kabupaten Semarang, Kabupaten Magelang, Kota Semarang, Solo Raya, dan Kota Salatiga. Kehadiran pimpinan DPW IKM Jawa Tengah menjadi simbol kuatnya sinergi antarorganisasi kedaerahan Minang di wilayah Jawa Tengah. Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP PKDP Irwan Sikumbang, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Jenderal DPP PKDP Irwandi, sebagai bentuk dukungan penuh DPP PKDP terhadap penguatan struktur organisasi di daerah. Dengan mengusung tema “Bijak Dirantau, Paguno Dikampuang” serta slogan “PKDP Hebat Piaman Jaya”, pelantikan berlangsung khidmat dan sarat nuansa kekeluargaan. Momentum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus silaturahmi besar perantau Piaman dan Minang di Jawa Tengah. Hadir pula Dewan Penasihat DPW PKDP Jawa Tengah yang juga Ketua PKDP Solo Raya, Ganto Suaro, yang akrab disapa Mak Anjang, sekaligus owner Rumah Makan Dapua Mintuo, bersama jajaran pengurus PKDP Solo Raya. Diketahui, Ganto Suaro juga aktif di IKM dengan mengemban amanah sebagai Dewan Penasihat DPW IKM Jawa Tengah serta Dewan Penasihat DPD IKM Kota Surakarta. Sejumlah tokoh lainnya turut memberikan warna pada acara ini, di antaranya Dewan Pembina DPW PKDP Jawa Tengah, Komandan Skadik 403 Lanud Adi Soemarmo Letkol Pas Irvien Joni, S.E., serta Letkol ADM Osvandry, S.Pd., M.M., mantan dosen Departemen TMI AAU yang kini menjabat sebagai Kepala Sekretariat Lanud Adi Soemarmo sekaligus Widyaiswara Pratama. Turut hadir pula para penasihat DPD PKDP Solo Raya seperti Buyung Masar, Buyung Midun, Edi Sabaco, Syamsul Bahri, Sekretaris DPD PKDP Solo Raya Familion, serta Mande Kanduang PKDP Solo Raya, yang semakin menguatkan nilai adat dan budaya Minangkabau dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Ketua dan Sekwil DPW IKM Jawa Tengah pada acara ini menegaskan komitmen IKM untuk terus bersinergi dengan PKDP dalam menjaga persatuan, melestarikan adat dan budaya Minangkabau, serta mendorong peran aktif perantau dalam pembangunan sosial kemasyarakatan di Jawa Tengah. Pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang solid bagi kepengurusan baru DPW dan DPD PKDP se-Jawa Tengah dalam menjalankan amanah organisasi dan memperkuat peran perantau Piaman dan Minang di tanah rantau. (Rizal Malin Kayo)
Kehadiran Pengurus IKM Warnai Silaturahim PKDP Solo Raya yang Terbuka dan Demokratis

Solo Raya – Pertemuan dan silaturahim Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Solo Raya yang digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026, di RM Dapua Mintuo, Donohudan, berlangsung hangat, penuh keakraban, dan sarat nilai persaudaraan. Kegiatan bertema “Balanjuang Silamak Jo Duyan” ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarperantau Minangkabau di wilayah Solo Raya. Kehadiran Rizal Putra Milda, perantau Minang asal Bukittinggi, sebagai tamu undangan khusus dari luar keanggotaan PKDP, turut mewarnai suasana silaturahim. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari jajaran pengurus dan keluarga besar PKDP Solo Raya sebagai wujud nyata keterbukaan organisasi dalam menjalin komunikasi dan persaudaraan lintas komunitas Minang. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh beberapa pengurus Ikatan Keluarga Minang (IKM) Solo Raya. Kehadiran para pengurus IKM tersebut semakin menegaskan semangat kebersamaan dan sinergi antarorganisasi kedaerahan Minangkabau di perantauan, tanpa sekat dan dengan semangat saling menghargai. Ketua PKDP Solo Raya, Ganto Suaro, menegaskan bahwa PKDP Solo Raya menjunjung tinggi nilai keterbukaan, musyawarah, dan demokrasi. Menurutnya, silaturahim merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sesama perantau Minangkabau, baik yang tergabung dalam PKDP maupun organisasi kedaerahan lainnya. “PKDP Solo Raya terbuka bagi siapa saja yang datang untuk bersilaturahim. Perbedaan latar belakang organisasi bukan penghalang, justru menjadi kekuatan untuk membangun persatuan di tanah rantau,” ungkapnya. Acara yang dimulai selepas salat Ashar ini berlangsung dalam suasana santai bernuansa kampung halaman, dilengkapi jamuan khas Minangkabau yang menghadirkan rasa rindu akan Ranah Minang. Seluruh peserta tampak larut dalam kebersamaan dengan mengenakan busana nasional PKDP berwarna biru. Silaturahim ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan persatuan antarperantau Minangkabau di Solo Raya, sekaligus menegaskan peran PKDP Solo Raya sebagai organisasi yang inklusif, terbuka, dan demokratis. (Rizal PM)
IKM Surakarta Gelar Pertemuan Rutin, Satukan Empati dan Gerakan Donasi untuk Sumatera Barat

Surakarta – Duka akibat banjir dan galodo yang melanda Sumatera Barat terus menggugah empati para perantau Minang di berbagai daerah. Di Kota Surakarta, Ikatan Keluarga Minang (IKM) kembali menunjukkan kekompakan melalui pertemuan rutin yang sarat kepedulian. Acara berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025, di RM Embun Pagi Pajang, Kartasura. Dihadiri Pengurus dan Tokoh Penting IKM Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua DPD IKM Kota Surakarta, Yunaldi Efendi, para Pembina seperti Epi Rizandi, jajaran Penasehat, Bundo Kanduang, serta seluruh pengurus DPD IKM Surakarta.Acara semakin bermakna dengan hadirnya Ketua Dewan Penasehat DPW IKM Jawa Tengah, H. Abdul Kadir (Uncu Kadir), yang memberikan arahan dan dukungan moral kepada seluruh peserta. Fokus pada Penggalangan Dana untuk Sumatera Barat Dalam suasana akrab namun penuh keprihatinan, peserta pertemuan memusatkan perhatian pada upaya penggalangan dana untuk korban bencana di Sumatera Barat. Hingga hari ini, donasi yang terkumpul telah mencapai sekitar Rp 13 juta, menjadi bukti nyata kepedulian para perantau Minang di Solo Raya. Agenda Penting yang Dibahas IKM Surakarta Ketua DPD IKM, Yunaldi Efendi, menyampaikan beberapa agenda utama dalam pertemuan rutin ini, antara lain: Program penanggulangan bencana di Sumatera BaratKegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga bulan sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap pemulihan pascabencana. Rencana renovasi Gedung dan Masjid IKM Solo RayaUpaya ini bertujuan memperkuat fasilitas organisasi agar lebih optimal dalam menjalankan kegiatan sosial dan kebersamaan. Tindak lanjut usulan Walikota Surakarta, Respati Ardi, terkait Koridor MinangKoridor Minang dirancang menjadi ruang budaya dan wadah pemberdayaan ekonomi perantau Minang. Prosesnya akan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Surakarta. Apresiasi atas Kekompakan Perantau Minang Dalam kesempatan tersebut, Yunaldi mengapresiasi solidaritas seluruh anggota. “Kekompakan para perantau dalam berdonasi sangat kami apresiasi. Semoga bantuan ini dapat meringankan saudara-saudara kita di Sumatera Barat yang sedang menghadapi ujian berat,” ujarnya. Perantau Tetap Terhubung dengan Tanah Kelahiran Rasa simpati dan empati terasa kuat sepanjang acara. Meski jauh dari kampung halaman, hati para perantau Minang tetap terpaut pada Ranah Minang. Melalui kebersamaan dan gerakan kolektif, IKM Surakarta berharap dapat berkontribusi dalam mengembalikan harapan masyarakat yang terdampak bencana. Semoga semangat kepedulian ini terus mengalir dan memberikan manfaat bagi saudara-saudara yang membutuhkan. (Rizal Malin Kayo)
Rantau Tidak Diam, IKM Klaten dan RM Barokah Minang Satukan Cinta untuk Korban Bencana

Klaten – Car Free Day (CFD) Klaten pada Minggu, 30 November 2025, menjadi ajang solidaritas bagi para perantau Minang di tanah Jawa. DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Klaten menggelar aksi penggalangan dana bertajuk Minang Maimbau Kito untuk membantu korban bencana alam di Sumatera Barat. Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kecintaan terhadap kampung halaman, tetapi juga kepedulian terhadap sesama anak bangsa. Dipimpin Langsung oleh Pengurus DPD IKM Klaten Aksi penggalangan dana dipimpin oleh Dewan Pembina DPD IKM, Datuk Bareno, serta Ketua DPD IKM Klaten, Purnomo Sipur (Uda Ipul). Pengurus, pemuda IKM, dan unsur Bundo Kanduang turun langsung memenuhi rute CFD. Mereka mengajak masyarakat untuk ikut membantu melalui donasi yang dikumpulkan dalam kotak-kotak penggalangan. Penggalangan Donasi Menyisir Komunitas Perantau Setelah CFD, kegiatan berlanjut ke tempat-tempat perantau Minang berusaha. Rombongan menyambangi rumah makan Padang, toko milik perantau, hingga kediaman warga yang berpotensi memberi bantuan. Salah satu titik penting adalah Rumah Makan Barokah Minang, milik perantau asal Bukittinggi, Rizal Malin Kayo. Di sini, dukungan mengalir deras dan diterima dengan penuh kehangatan. Momen ini memperlihatkan bahwa ketika satu daerah berduka, perantau Minang ikut merasakan rasa sakit yang sama. Pesan Ketua DPD IKM Klaten Ketua DPD IKM Klaten, Uda Ipul, menegaskan bahwa aksi ini lahir dari rasa tanggung jawab moral perantau Minang. Menurutnya, saat kampung halaman tertimpa musibah, maka perantaulah yang pertama terpanggil. “Aksi ini bukan hanya soal donasi. Ini tentang kebersamaan kita sebagai orang Minang. Di mana pun berada, kita tetap terhubung oleh tanah asal dan rasa persaudaraan,” ujarnya. Harapan untuk Sumatera Barat Melalui aksi ini, DPD IKM Klaten berharap bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban para penyintas. Setiap rupiah yang diberikan dianggap sebagai doa, bentuk kepedulian, dan cinta yang tidak terputus oleh jarak. Semoga dukungan ini menjadi dorongan bagi Sumatera Barat untuk bangkit kembali setelah bencana.
DPD IKM Kudus Dukung Atlet Sumbar di PON Beladiri Kudus 2025

Kudus – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kabupaten Kudus hadir memberikan dukungan untuk atlet bela diri asal Sumatera Barat dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri Kudus 2025 yang diselenggarakan di Djarum Arena Kaliputu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. “Kami selalu berusaha hadir dan memberi dukungan kepada atlet-atlet Sumbar yang bertanding,” ujar Agusril, Ketua DPD IKM Kudus. Kehadiran para perantau ini menjadi bentuk nyata dukungan moral bagi para atlet yang tengah berjuang mengharumkan nama daerah di ajang nasional. Kontingen Sumatera Barat sendiri menorehkan prestasi membanggakan dengan raihan total tujuh medali emas, sembilan perak, dan sembilan perunggu di ajang PON Beladiri 2025. Dari cabang pencak silat, Sumbar menutup perjuangannya dengan satu medali emas, dua perak, dan dua perunggu setelah tiga pesilatnya tampil di partai final di Djarum Arena, Selasa (21/10/2025). Selain itu, cabang olahraga lain seperti kempo dan sambo juga turut menyumbang medali dan menempatkan kontingen Sumbar di posisi sembilan besar klasemen akhir. Dukungan dari IKM Kudus tidak hanya menambah motivasi bagi para atlet, tetapi juga mempererat hubungan antara perantau Minangkabau dengan tanah kelahirannya. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus terjaga agar semakin banyak prestasi lahir dari sinergi antara dunia olahraga dan komunitas perantau Minangkabau di berbagai daerah.
DPD IKM Kota Semarang Teken MOU dengan DPC Peradi Kota Semarang

Tawangmangu, Karanganyar – 30 Agustus 2025.Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minangkabau (DPD IKM) Kota Semarang resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Kota Semarang. Acara berlangsung di Facade Hotel By Azana Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Dalam sambutannya, Ketua DPC Peradi Kota Semarang, Kairul Anwar SH, MH, berpesan kepada seluruh pengurus Peradi agar mengawal kerja sama ini sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak. Sementara itu, Ketua DPD IKM Kota Semarang yang diwakili oleh Wakil Ketua, Juniadi Amral SE, M.Ec.Dev, MAPPI, Cert CLI, menyampaikan harapannya agar kerja sama ini bisa menjadi langkah strategis dalam memberikan penyuluhan dan pendampingan hukum bagi masyarakat perantau Minang di Kota Semarang. Kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen IKM Kota Semarang dalam memperkuat peran organisasi bagi anggota dan masyarakat luas.Basamo Mangko Manjadi. Salam Jabek Arek.
DPD IKM Kota Semarang Jalin Sinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM

Semarang (20/8/25) – DPD Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kota Semarang menggelar kegiatan silaturahmi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang. Pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas peluang kerja sama dalam pendirian koperasi usaha dan pengembangan UMKM masyarakat Minang di Kota Semarang. Dalam audiensi yang berlangsung hangat tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menyatakan dukungan penuh terhadap program kerja IKM, khususnya dalam upaya memperkuat peran UMKM sebagai pilar perekonomian dan wadah pemberdayaan masyarakat perantau Minang. Ketua DPD IKM Kota Semarang menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk kerja nyata organisasi dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi daerah. “Melalui kerja sama ini, kita berharap terbentuk ekosistem yang mendukung tumbuhnya UMKM Minang di Kota Semarang. Prinsip kita jelas, Basamo Mangko Manjadi, dengan kebersamaan semua program akan lebih mudah diwujudkan,” ujarnya. Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan antara IKM dan Pemerintah Kota Semarang, demi terciptanya peluang usaha, peningkatan ekonomi, serta pelestarian budaya Minangkabau di tanah rantau.