IKM Pecahkan Rekor MURI Lewat Kegiatan Marandang Dunia di Tokyo

Tokyo – Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Andre Rosiade resmi mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Organisasi ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori memasak rendang terbanyak di luar negeri melalui kegiatan Marandang Dunia yang digelar di Tokyo, Jepang. Acara berlangsung meriah di Yoyogi Park, Tokyo, pada Minggu (19/10/2025) sebagai bagian dari Indonesia–Japan Friendship Festival 2025. Sebanyak 200 kilogram daging rendang dimasak dalam satu kuali besar oleh pengurus IKM bersama perantau Minang dan masyarakat Indonesia di Jepang. Semua proses dilakukan menggunakan resep serta teknik tradisional Minangkabau. Rekor MURI untuk IKM di Negeri Sakura Piagam rekor MURI diserahkan langsung oleh Direktur Utama MURI, Aylawati Sarwono, kepada Ketua Umum IKM Andre Rosiade, didampingi istrinya Nurul Anastasia. Penyerahan dilakukan di panggung utama saat proses memasak masih berlangsung, yang diketahui memakan waktu hingga lebih dari delapan jam. Turut menyaksikan momen bersejarah tersebut Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Anggota DPR RI Himmatul Aliyah, dan Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo Maria Renata Hutagalung. Ketiganya menyampaikan apresiasi atas kiprah IKM yang terus mengangkat budaya dan kuliner Minangkabau di tingkat global. Andre Rosiade: Rendang, Simbol Gotong Royong dan Kebanggaan Bangsa Dalam sambutannya, Andre menyebut keberhasilan ini sebagai hasil kerja keras dan semangat gotong royong para perantau Minang di Jepang. Ia menegaskan bahwa rendang tidak hanya sekadar kuliner, melainkan juga simbol persatuan dan kebanggaan bangsa Indonesia. “Rendang sudah lama menjadi ikon kuliner Indonesia. Dari Tokyo, kita buktikan bahwa semangat dan cita rasa Minangkabau bisa menembus dunia,” ujar Andre. Andre menambahkan, kegiatan Marandang Dunia akan terus dilaksanakan di berbagai negara sebagai bagian dari promosi budaya Minangkabau. “Setelah Tokyo, tahun depan kami akan menggelar kegiatan serupa di Malaysia. Kami ingin rendang benar-benar menjadi bagian dari diplomasi budaya Indonesia di dunia,” ujarnya. Ahmad Muzani Turut Mengaduk Rendang Salah satu momen menarik dalam kegiatan ini adalah ketika Ketua MPR RI Ahmad Muzani turun langsung mengaduk rendang di kuali besar. Mengenakan topi dan celemek hitam, Muzani bersama istrinya Himmatul Aliyah ikut membantu tim dapur yang dipimpin oleh Chef Dian Anugrah (Uda Dian Minangkabau Chef). Dengan santai, Muzani sempat bertanya, “Kapan rendangnya kira-kira matang?” yang disambut tawa peserta di sekitar dapur besar. Ia memuji semangat kebersamaan para perantau dan menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata persatuan di rantau. “Rendang bukan hanya makanan, tapi juga warisan yang mempererat kita sebagai bangsa,” kata Muzani. Natasha Rizki Ikut Meramaikan Dapur Marandang Kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran aktris asal Minangkabau, Natasha Rizki, yang ikut mengaduk kuali raksasa bersama Andre dan Nurul Anastasia. Ia mengenakan celemek hitam dan tampak antusias mengikuti arahan Chef Dian di bawah tenda besar bertuliskan Pesona Minang: Minang Japang Baralek Gadang. Natasha menyampaikan rasa bangganya bisa terlibat dalam kegiatan yang membawa nama baik budaya Minangkabau di luar negeri. Kehadirannya menambah semangat peserta dan pengunjung yang memadati area festival. Diplomasi Budaya Lewat Rendang Wakil Dubes RI untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung, mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari diplomasi budaya Indonesia. “Marandang Dunia bukan hanya promosi kuliner, tapi juga upaya mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Jepang,” ujarnya. Acara juga menampilkan tari tradisional Minang, fashion show baju adat, serta silaturahmi perantau Minang dari berbagai kota di Jepang. Seluruh kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Pesona Minang: Minang Japang Baralek Gadang, yang digagas DPP IKM sebagai bentuk promosi budaya sekaligus mempererat tali persaudaraan perantau di negeri Sakura. Rendang, Cita Rasa dan Citra Bangsa Kegiatan Marandang Dunia di Tokyo tidak hanya mencetak rekor, tetapi juga menegaskan posisi rendang sebagai warisan kuliner yang mendunia. Melalui kegiatan ini, IKM menunjukkan komitmennya untuk terus memperkenalkan nilai-nilai budaya Minangkabau ke masyarakat internasional. Suasana hangat dan penuh tawa menutup kegiatan yang menjadi simbol kebanggaan perantau Minang di Jepang—bahwa di mana pun berada, semangat ranah dan rantau tetap menyatu dalam aroma rendang yang khas.

DPP IKM Kukuhkan Pengurus IKM Jepang, Satukan Semangat Perantau Minang di Negeri Sakura

Tokyo (17/10/2025) – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minangkabau (DPP IKM), Andre Rosiade, secara resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) IKM Jepang dalam acara yang digelar di Ota Bunkanomori, Ota City, Tokyo. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam upaya menyatukan dan memperkuat jaringan perantau Minangkabau di mancanegara. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, para tamu disuguhkan tarian tradisional Minangkabau dan peragaan busana adat Minang. Pertunjukan tersebut memperlihatkan kekayaan budaya Ranah Minang di perantauan dan menambah semarak suasana. Prosesi pelantikan dimulai dengan pembacaan surat keputusan oleh Sekjen DPP IKM Braditi Moulevey. Setelah itu, Andre Rosiade menyerahkan bendera IKM kepada Ketua DPLN IKM Jepang, Heri Koto, sebagai tanda resmi pelantikan di hadapan para tamu kehormatan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo Maria Renata Hutagalung, Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Jepang Imaduddin, Kepala Perwakilan Pertamina Asia Timur Fuadi Arief Nasution, General Manager Garuda Indonesia Tokyo Carina Megarani, dan General Manager BNI Cabang Tokyo Hariadi Hendrawan. Selain itu, artis berdarah Minang Natasha Rizki turut hadir membacakan puisi yang menggetarkan semangat perantau Minang di Jepang. Dalam sambutannya, Heri Koto menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penyatuan seluruh perantau Minang di Jepang. “Abangda Andre Rosiade punya mimpi besar untuk menyatukan perantau Minang di seluruh dunia agar bisa berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya. Andre Rosiade menegaskan bahwa pembentukan IKM Jepang merupakan langkah nyata dalam mewujudkan persatuan perantau Minangkabau di mancanegara. “Banyak organisasi perantau Minang di luar negeri. Melalui IKM, kita ingin menyatukan semuanya di bawah satu wadah yang solid,” jelasnya. Menurut Andre, setelah Jepang, IKM juga akan segera membentuk kepengurusan di Malaysia, Australia, dan Arab Saudi. Selain memperkuat jaringan organisasi, IKM juga aktif dalam kegiatan sosial. Andre menyebut bahwa DPP IKM sebelumnya telah menyalurkan seribu paket sembako dan bantuan uang tunai sebesar seratus juta rupiah kepada pengungsi asal Minang di Yahukimo, Papua. Bantuan juga diberikan kepada perantau Minang yang menjadi korban banjir di Bali. “Harapan kami, IKM di manapun berada dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dan terus mendukung program-program yang baik,” tambahnya. Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo, Maria Renata Hutagalung, menyampaikan apresiasi atas pelantikan IKM Jepang. Ia menyebut kehadiran organisasi ini bisa memperkuat hubungan antarwarga Indonesia di Jepang, yang kini jumlahnya mencapai sekitar 230 ribu orang. “Jumlah ini meningkat empat kali lipat dalam empat tahun terakhir. Semoga DPLN IKM Jepang menjadi rumah teduh, bukan hanya bagi keluarga besar Minang, tetapi juga bagi seluruh WNI di sini,” ujar Renata. Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara pengurus, tamu undangan, dan perwakilan KBRI Tokyo. Suasana penuh kehangatan dan rasa persaudaraan mewarnai acara ini, menandai bersatunya semangat perantau Minang di Negeri Sakura.

IKM Gelar Pelatihan Memasak Rendang di Tokyo, Dihadiri Ketua Umum Andre Rosiade

Tokyo – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minangkabau (DPP IKM) menggelar pelatihan memasak rendang di Ace Lounge, Shinjuku, Tokyo, pada Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum IKM, Andre Rosiade, yang datang untuk menyapa perantau Minang dan masyarakat Indonesia di Jepang. Acara turut dihadiri Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung, Koordinator Pensosbud KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, serta sejumlah pengurus DPP IKM. Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebelum dilanjutkan dengan sesi pelatihan memasak. Suasana Hangat dan Penuh Kebersamaan Dua pembawa acara mengenakan pakaian adat Minang dan memandu kegiatan dengan bahasa Indonesia serta Jepang. Hal ini membuat kegiatan terasa akrab dan memudahkan peserta dari kedua negara untuk berinteraksi. Ketua Ikatan Perantau Minang Japang, Heri Koto, menyampaikan bahwa kegiatan Marandang di Jepang merupakan inisiatif langsung dari Ketua Umum IKM. Ia juga menegaskan komitmen untuk meleburkan organisasinya ke dalam struktur IKM agar perantau Minang semakin solid di luar negeri. “Kegiatan marandang di Jepang ini merupakan inisiatif dari Ketum IKM Andre Rosiade,” ujar Heri. Rendang sebagai Diplomasi Budaya Indonesia Dalam sambutannya, Andre Rosiade menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan rendang ke dunia internasional. Menurutnya, promosi kuliner Minangkabau harus terus dilakukan di berbagai negara agar semakin dikenal luas. “Ini cara kita menyosialisasikan rendang ke dunia. Setelah Tokyo, nanti kami akan ke Eropa dan negara lain,” ujar Andre. Andre juga menyampaikan bahwa IKM akan melanjutkan kegiatan Marandang Dunia di Tokyo pada Sabtu (18/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, IKM menargetkan pemecahan rekor MURI dengan memasak 200 kilogram daging rendang menggunakan kuali khusus yang dibawa langsung dari Indonesia. Dukungan dari KBRI Tokyo Wakil Dubes RI untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, acara marandang bukan sekadar pelatihan kuliner, tetapi juga bentuk diplomasi budaya yang mempererat hubungan antara masyarakat Indonesia dan Jepang. “Acara Marandang di Dunia ini merupakan salah satu cara untuk mempererat hubungan, bukan hanya antar pemerintah, tapi juga antarmasyarakat. Ini bagian dari upaya memperkuat persahabatan Indonesia dan Jepang,” ujar Renata. Chef Minang dan Antusiasme Peserta Pelatihan dipandu oleh Chef Dian Anugrah, yang dikenal luas di media sosial dengan nama @UdaDian. Ia mendemonstrasikan proses memasak rendang dengan bahan-bahan khas Minangkabau seperti cabai giling, santan, dan rempah pilihan yang dibawa langsung dari tanah air. Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan. Beberapa bahkan mencatat resep, mencoba mengaduk rendang, dan ikut berpartisipasi langsung di dapur. Warga Jepang yang hadir pun terkesan dengan aroma khas rendang yang memenuhi ruangan. Istri Ketua Umum IKM, Nurul Anastasia, juga turut membantu selama proses memasak berlangsung. Ia berinteraksi hangat dengan peserta dan ikut menyiapkan bahan-bahan rendang bersama Chef Dian. Rendang sebagai Simbol Budaya Minangkabau Melalui kegiatan ini, IKM menunjukkan komitmennya dalam memperkenalkan kuliner Minangkabau ke dunia internasional. Rendang bukan hanya makanan terenak di dunia, tetapi juga simbol kebanggaan dan identitas budaya bangsa Indonesia di mata dunia.

DPP IKM Salurkan Santunan untuk Pasien Minang di RS Jantung Harapan Kita dan Rumah Singgah Yayasan PEDEDE Palanta Raso

Jakarta, 11 September 2025 – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minangkabau (DPP IKM) menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat Minang di rantau dengan membesuk dan memberikan santunan kepada pasien yang tengah berjuang melawan penyakit jantung. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP IKM H. Andre Rosiade didampingi Sekretaris Jenderal DPP IKM Braditi Moulevey, perwakilan pengurus DPP IKM dan DPW IKM DKI Jakarta mengunjungi tujuh pasien Minang, salah satunya berasal dari Pesisir Selatan, yang anaknya sedang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. Selain itu, rombongan DPP IKM juga membesuk enam pasien lainnya yang berada di Rumah Singgah Yayasan PEDEDE Palanta Raso. Sebagai bentuk dukungan, DPP IKM menyerahkan santunan sebesar Rp10 juta kepada pasien di IGD Rumah Sakit Jantung Harapan Kita dan Rp5 juta untuk masing-masing pasien di Rumah Singgah Yayasan PEDEDE Palanta Raso. Total santunan yang diberikan mencapai Rp40 juta. “Ini merupakan komitmen dan kepedulian kami dari DPP IKM terhadap masyarakat Minang khususnya di rantau. Semoga santunan ini bermanfaat dan para pasien segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Ketua Umum DPP IKM, H. Andre Rosiade.

IKM Kota Ternate dan PT Jasa Raharja Tandatangani MoU Sinergi Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas

Ternate – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minangkabau (DPD IKM) Kota Ternate bersama PT Jasa Raharja Cabang Ternate resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait sinergi peningkatan keselamatan lalu lintas. Penandatanganan berlangsung di Museum Rempah, Kota Ternate, Sabtu (6/9), disaksikan pengurus IKM serta berbagai pihak terkait. Sosialisasi dan Layanan Kesehatan Selain penandatanganan MoU, kegiatan turut dirangkaikan dengan sosialisasi tata cara berkendara yang baik oleh Ipda Rozak mewakili Kasatlantas Polres Ternate. Pihak Kimia Farma juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk peserta melalui dr. Indah. Komitmen Bersama MoU ditandatangani langsung oleh Ketua DPD IKM Kota Ternate, Erison, bersama Kepala Cabang PT Jasa Raharja Ternate, Heri Rahmat. Menurut Erison, kesepakatan ini menjadi dasar komitmen kedua belah pihak untuk saling mendukung program peningkatan kinerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing. “Tujuannya adalah mewujudkan sinergi antara IKM dan Jasa Raharja,” jelasnya. Apresiasi Museum Rempah Kepala Museum Rempah, Rinto Taib, mengapresiasi pemanfaatan museum sebagai lokasi kegiatan karena memberi dampak positif. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai wujud partisipasi membangun Ternate yang mandiri dan berkeadilan. Rinto yang juga menjabat Sekretaris Dinas Kebudayaan Maluku Utara menambahkan bahwa kegiatan serupa merupakan bentuk perawatan kohesi sosial berbasis budaya dan kearifan lokal. “Semangat bekerjasama dan komitmen ini penting untuk mencapai tujuan bersama,” pungkasnya.  

DPD IKM Kota Semarang Teken MOU dengan DPC Peradi Kota Semarang

Tawangmangu, Karanganyar – 30 Agustus 2025.Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minangkabau (DPD IKM) Kota Semarang resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Kota Semarang. Acara berlangsung di Facade Hotel By Azana Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Dalam sambutannya, Ketua DPC Peradi Kota Semarang, Kairul Anwar SH, MH, berpesan kepada seluruh pengurus Peradi agar mengawal kerja sama ini sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak. Sementara itu, Ketua DPD IKM Kota Semarang yang diwakili oleh Wakil Ketua, Juniadi Amral SE, M.Ec.Dev, MAPPI, Cert CLI, menyampaikan harapannya agar kerja sama ini bisa menjadi langkah strategis dalam memberikan penyuluhan dan pendampingan hukum bagi masyarakat perantau Minang di Kota Semarang. Kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen IKM Kota Semarang dalam memperkuat peran organisasi bagi anggota dan masyarakat luas.Basamo Mangko Manjadi. Salam Jabek Arek.

Sekjen DPP IKM Imbau Perantau Minang Tahan Diri usai Korban Jiwa Demo DPR, Minta Polisi Transparan

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (Sekjen DPP IKM), Braditi Moulevey Rajo Mudo, menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis (28/8/2025). “Kami berduka atas jatuhnya korban dalam demo di DPR RI. Kami berharap seluruh Perantau Minang di manapun berada bisa menahan diri dan tidak memperkeruh keadaan,” ujar Braditi dalam keterangan resminya. Braditi menegaskan bahwa unjuk rasa merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Namun ia mengingatkan, demonstrasi harus dilakukan dengan tertib, mematuhi aturan, dan tidak menimbulkan kerusuhan. Aspirasi sebaiknya disalurkan melalui mekanisme resmi agar tercipta suasana kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya Perantau Minang, untuk tidak mudah terprovokasi serta lebih berhati-hati terhadap berita bohong (hoaks).“Selidiki dulu informasinya, lakukan tabayyun sebelum menyebarkan kabar. Jangan sampai kita ikut menyebar hoaks yang bisa memecah belah bangsa,” tambahnya. Dalam kesempatan itu, Braditi menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga Almarhum Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang meninggal dunia usai diduga terlindas mobil lapis baja Brimob. Affan diketahui bukan peserta aksi, melainkan sedang mengantarkan pesanan pelanggan ketika insiden terjadi. “Harapan kami, kejadian seperti ini tidak terulang. Kasusnya harus dievaluasi, pelaku ditindak tegas, dan proses hukum dilakukan secara transparan. Tidak boleh ada yang ditutupi, apalagi korban bukan demonstran, tetapi warga yang sedang bekerja,” tegasnya. Braditi menekankan pentingnya evaluasi aparat dalam pengamanan aksi agar tidak menimbulkan korban di luar peserta demonstrasi. Ia mendorong kepolisian membuka kasus ini secara terang di hadapan publik agar kepercayaan masyarakat terhadap hukum tetap terjaga. “Mari kita semua menahan diri. Semoga tidak ada lagi korban berikutnya dan kondisi bangsa ini bisa dilalui dengan baik,” tutupnya.

Pelantikan dan Pengukuhan DPD IKM Kabupaten Bekasi Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

Bekasi, 24 Agustus 2025 – Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minangkabau (DPD IKM) Kabupaten Bekasi telah sukses dilaksanakan dengan penuh khidmat, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Acara yang dikemas selama tiga hari ini (22 – 24 Agustus 2025) menjadi momentum penting bagi keluarga besar Minangkabau di Bekasi, sekaligus mempererat silaturahmi antarperantau Minang. Rangkaian kegiatan diwarnai dengan nuansa kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat menjaga marwah organisasi. Pelantikan ini dihadiri oleh para pendiri dan jajaran pengurus DPP IKM, serta pengurus DPD dan DPC IKM se-Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Kehadiran para tokoh masyarakat, niniak mamak, dan Bundo Kanduang IKM menambah khidmat acara tersebut. Ucapan terima kasih khusus disampaikan kepada Ketua Umum DPP IKM dan Sekretaris Jenderal DPP IKM yang telah menandatangani SK kepengurusan DPD IKM Kabupaten Bekasi. Kehadiran dan dukungan dari seluruh pihak menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dalam membangun organisasi. Dengan dilantiknya pengurus baru ini, diharapkan DPD IKM Kabupaten Bekasi semakin solid, mampu menjalankan program kerja dengan baik, dan berkontribusi nyata bagi perantau Minang serta masyarakat luas.

IKM Kuansing Tampilkan Budaya Minangkabau di Pentas Seni Festival Pacu Jalur 2025

Teluk Kuantan, 24 Agustus 2025 – Pentas Seni di Festival Pacu Jalur Tradisional 2025 berlangsung meriah dan memukau masyarakat. Berbagai seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia ditampilkan, salah satunya persembahan Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kuantan Singingi yang memperkenalkan kekayaan budaya Minang melalui kolaborasi dengan budaya lokal Kuansing. Ketua IKM Kuansing, AKBP (Purn) Yanuardi SH, MH, didampingi Sekretaris Subhan Shabri, SPd, MPd, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian seni budaya di Kuansing. “IKM Kuansing pada pentas seni budaya kali ini berusaha menyajikan penampilan terbaik dari budaya Minangkabau, serta berupaya selalu berkontribusi dalam setiap acara budaya Kabupaten Kuantan Singingi,” ungkap Yanuardi. Dalam kesempatan itu, IKM Kuansing menampilkan berbagai tari tradisional Minangkabau seperti Tari Piriang dan Tari Payuang. Aksi panggung tersebut berhasil menyita perhatian ribuan masyarakat yang hadir di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Kolaborasi unik dengan budaya Kuansing, seperti Tari Menganyam, semakin memperkuat ikatan budaya antar daerah. Selain pertunjukan tari, IKM Kuansing juga menghadirkan penyanyi Minangkabau yang memukau penonton dengan lagu-lagu khas daerah. Penampilan tersebut semakin meriah dengan keterlibatan Bundo Kanduang yang tampil anggun dalam busana adat Minangkabau sambil mengajak masyarakat bernyanyi dan menari bersama. Partisipasi masyarakat Minangkabau tidak hanya hadir dalam bentuk seni pertunjukan. Dari Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, juga ikut mengirimkan jalurnya untuk bertanding dalam Festival Pacu Jalur Tradisional 2025. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, IKM Kuansing turut menyediakan posko penginapan bagi perantau dan masyarakat Minang yang datang dari jauh demi menyaksikan festival budaya akbar ini. “Pada prinsipnya, IKM Kuansing akan selalu mendukung kebijakan pemerintah serta berperan aktif dalam melestarikan dan menyukseskan setiap agenda budaya di Kabupaten Kuantan Singingi,” tutup Yanuardi.

Sekjen DPP IKM, Braditi Moulevey Rajo Mudo: Jangan Tunggu Korban Jatuh Lagi di Perlintasan Kereta Api

Padang – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM), Braditi Moulevey Rajo Mudo, menyampaikan ucapan duka cita mendalam kepada keluarga korban kecelakaan tragis yang terjadi di perlintasan sebidang kereta api Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Kamis (21/8/2025) siang. Peristiwa memilukan itu merenggut nyawa dua siswi SMA Negeri 10 Padang, yakni Nabila Khairunisa, putri dari Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad dan sahabatnya, Alya Azzura. Tragedi tersebut terjadi ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi F 1150 FAO yang dikemudikan siswi kelas XI, Jihan Putri Soan, tertabrak kereta api Minangkabau Ekspres jurusan Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Mobil yang ditumpangi tujuh pelajar itu terseret sejauh sekitar 10 meter sebelum terhenti. Seluruh penumpang dievakuasi ke RS Yos Sudarso, Padang. Dua korban dinyatakan meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi berbeda. Kejadian ini mengguncang hati masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Rasa kehilangan begitu terasa, terutama karena korban merupakan pelajar-pelajar muda yang tengah menempuh pendidikan. Lebih dari itu, wafatnya Nabila Khairunisa menjadi pukulan berat bagi keluarga besar kepolisian, khususnya Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad. Duka yang sama dan pukulan telak juga dirasakan oleh keluarga dari rekan Nabilla, Alya Azzura yang ikut wafat dalam kejadian tersebut. Belasungkawa Perantau Minang Menurut Moulevey, tragedi ini bukan hanya musibah bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga duka kolektif bagi masyarakat Minang. “Kami atas nama perantau Minang dan keluarga besar DPP IKM menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda Nabila Khairunisa, putri tercinta dari Kapolres Solok Kota, beserta rekannya, Alya Azzura. Kepergian mereka adalah luka mendalam yang dirasakan oleh seluruh masyarakat Minangkabau. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini,” ujar Braditi Moulevey, Kamis (21/8/2025) malam. Moulevey menegaskan bahwa kehilangan generasi muda adalah kehilangan masa depan. Ia menyebut, kedua korban adalah aset bangsa yang semestinya tumbuh menjadi penerus dan kebanggaan keluarga. “Anak-anak kita adalah generasi harapan. Kehilangan mereka di usia belia bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga kehilangan besar bagi bangsa ini,” imbuhnya. Selain menyampaikan belasungkawa, Braditi Moulevey juga menekankan perlunya langkah konkret dari instansi terkait. Ia mendesak pemerintah daerah bersama PT KAI dan pihak berwenang lainnya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan di perlintasan sebidang. “Kita tidak boleh lagi menunggu korban jatuh. Harus ada pembenahan total, mulai dari pengawasan, perbaikan infrastruktur, hingga penutupan perlintasan liar yang rawan kecelakaan. Setiap nyawa terlalu berharga untuk dibiarkan hilang sia-sia karena kelalaian sistem,” tegasnya. Menurutnya, tragedi di perlintasan kereta api bukan kali pertama terjadi di Sumbar maupun daerah lain di Indonesia. Meski sudah ada aturan yang mengatur kewajiban mendahulukan perjalanan kereta, praktik di lapangan kerap menghadapi tantangan. “Keselamatan tidak bisa hanya berhenti pada imbauan. Perlu langkah nyata dan kerja sama lintas instansi. Pemerintah, PT KAI, aparat, dan masyarakat harus sama-sama serius agar duka seperti ini tidak lagi terulang,” ucapnya. Pernyataan PT KAI PT KAI Divre II Sumbar dalam rilis resminya turut menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menegaskan bahwa kecelakaan di perlintasan sebidang sebagian besar disebabkan oleh kelalaian pengguna jalan. Ia mengingatkan agar masyarakat mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan perjalanan kereta api sebagaimana diatur dalam undang-undang. Namun, Braditi Moulevey menilai, pernyataan tersebut harus dibarengi dengan langkah strategis yang lebih menyentuh akar persoalan. Menurutnya, masih banyak perlintasan tanpa palang pintu atau penjaga yang berpotensi menimbulkan bahaya. “Kita berharap tragedi ini menjadi momentum untuk perubahan nyata. Jangan sampai setiap tahun kita hanya mendengar kabar duka tanpa ada perbaikan berarti,” ujarnya. Duka akibat tragedi ini terasa semakin mendalam karena korban adalah pelajar yang sedang menapaki masa depan. Suasana haru menyelimuti rumah duka dan sekolah korban, SMA Negeri 10 Padang. Guru, sahabat, hingga pejabat setempat menyampaikan belasungkawa, menandai betapa besar kehilangan yang dirasakan banyak pihak. Bagi masyarakat Minang di rantau, tragedi ini juga menimbulkan luka mendalam. Braditi Moulevey menyebut, semangat kebersamaan dan solidaritas Minangkabau harus menjadi penguat bagi keluarga korban. “Kami, para perantau, merasa terpanggil untuk ikut berduka. Insya Allah doa terbaik selalu kami kirimkan untuk almarhumah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, dan semoga musibah ini menjadi pelajaran berharga agar lebih banyak nyawa terselamatkan di masa depan,” tuturnya. (*)

DPW
0
DPD
0 +
ANGGOTA
0 K
MINANGKABAU
0 %

DPP IKM

- DPW IKM SE INDONESIA

- DPD IKM SE INDONESIA

OFFICE :Jl. Mulawarman No.7, RT.5/RW.2, Selong, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110

Dikelola oleh Bidang Teknologi Informasi
Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minangkabau