Silaturahmi Hangat Sekjen DPP IKM dengan Wagub Sumbar, Bahas Masa Depan Pembangunan Sumbar

DPP IKM – Pertemuan penuh kehangatan terjadi antara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM), Braditi Moulevey Rajo Mudo, dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, di Kota Padang, baru-baru ini. Meski berawal sebagai temu kangen dua sahabat lama, momen tersebut berkembang menjadi ruang silaturahmi yang sarat kekeluargaan sekaligus ajang membicarakan peluang kolaborasi antara perantau dan pemerintah daerah demi kemajuan Sumatera Barat. Braditi Moulevey mengungkapkan, dirinya dan Vasko Ruseimy telah lama bersahabat sejak sama-sama berkiprah di Jakarta. Kini keduanya dipertemukan kembali dalam peran berbeda: Vasko sebagai Wakil Gubernur Sumbar mendampingi Gubernur Mahyeldi, sementara Braditi dipercaya mengemban amanah sebagai Sekjen DPP IKM. “Pertemuan ini adalah silaturahim antara sahabat lama. Tentunya ke depan ada ruang besar untuk kolaborasi antara perantau dengan pemerintah daerah,” ujar Braditi, Rabu (20/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, Braditi menyampaikan pesan penting dari perantau Minang, yakni perlunya sinergi nyata antara Pemprov Sumbar dengan IKM dalam berbagai bidang, mulai dari ekonomi, sosial, hingga budaya. Ia menekankan, pembangunan Sumbar tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia (SDM). “Pesan kami dari perantau, pembangunan Sumbar jangan hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada manusianya. Kita berharap kepemimpinan Mahyeldi–Vasko mampu membawa Sumbar keluar dari zona kemiskinan, meningkatkan kualitas SDM, dan memajukan masyarakat,” tegasnya. Pertemuan berlangsung hangat dan cair, jauh dari kesan formal. Keduanya berbincang santai namun mendalam tentang kondisi Sumbar serta tantangan ke depan. Braditi menilai, hadirnya Vasko sebagai pemimpin muda di Sumbar memberi harapan baru bagi masyarakat. “Momentum ini lebih dari sekadar nostalgia sahabat lama. Ini adalah komitmen bersama untuk membawa Sumbar ke arah yang lebih baik,” katanya. Sebagai representasi suara perantau, Braditi menitipkan aspirasi agar pemerintah daerah semakin terbuka membangun kolaborasi dengan diaspora Minang. Menurutnya, Sumbar memiliki peluang besar keluar dari persoalan klasik apabila pemerintah berani membuka ruang kerja sama lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk perantau Minang di seluruh dunia. “Perantau Minang selalu punya rasa tanggung jawab moral terhadap kampung halaman. Kami berharap kepemimpinan Mahyeldi–Vasko mampu meningkatkan pembangunan, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun budaya,” ungkapnya. Pertemuan singkat itu menjadi bukti bahwa persahabatan dan silaturahmi dapat membuka pintu bagi lahirnya kerja sama konkret. Antara pemerintah daerah dan para perantau, ada tujuan besar yang sama: memajukan Ranah Minang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
DPD IKM Kota Semarang Jalin Sinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM

Semarang (20/8/25) – DPD Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kota Semarang menggelar kegiatan silaturahmi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang. Pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas peluang kerja sama dalam pendirian koperasi usaha dan pengembangan UMKM masyarakat Minang di Kota Semarang. Dalam audiensi yang berlangsung hangat tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menyatakan dukungan penuh terhadap program kerja IKM, khususnya dalam upaya memperkuat peran UMKM sebagai pilar perekonomian dan wadah pemberdayaan masyarakat perantau Minang. Ketua DPD IKM Kota Semarang menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk kerja nyata organisasi dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi daerah. “Melalui kerja sama ini, kita berharap terbentuk ekosistem yang mendukung tumbuhnya UMKM Minang di Kota Semarang. Prinsip kita jelas, Basamo Mangko Manjadi, dengan kebersamaan semua program akan lebih mudah diwujudkan,” ujarnya. Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan antara IKM dan Pemerintah Kota Semarang, demi terciptanya peluang usaha, peningkatan ekonomi, serta pelestarian budaya Minangkabau di tanah rantau.
Wali Kota Tanjungpinang Terima Audiensi IKM: Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya Minangkabau

Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dari Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minang (DPD IKM) Kota Tanjungpinang. Dalam kesempatan tersebut, DPD IKM menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan serta memperkenalkan produk unggulan lokal binaan IKM. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (20/8/2025), dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Peran IKM dalam Penguatan Ekonomi Daerah Dalam arahannya, Wali Kota Lis menekankan pentingnya peran organisasi IKM untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi di Kota Tanjungpinang. “Organisasi Ikatan Keluarga Minang harus kompak dan mampu menggerakkan perekonomian daerah. Ketua DPD harus kreatif, merangkul, dan mengayomi, dimulai dari organisasi tingkat bawah hingga atas. Rangkul setiap pelaku UMKM binaan IKM agar semakin berkembang,” ujar Lis. Ia juga menambahkan, Pemko Tanjungpinang siap berkolaborasi dengan IKM untuk mendukung pengembangan UMKM, menciptakan lapangan kerja, melestarikan budaya, dan mendorong inovasi berbasis teknologi. Produk UMKM di bawah binaan IKM nantinya diharapkan dapat dipasarkan lebih luas melalui kerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tanjungpinang. “Pemko Tanjungpinang juga akan terus membenahi kawasan kuliner, khususnya di wilayah Bintan Center. Kami berharap IKM turut berkontribusi menghidupkan kembali kawasan kuliner UMKM agar lebih ramai dan produktif,” tambah Lis. Aspirasi dan Produk Unggulan IKM Ketua DPD IKM Kota Tanjungpinang, Def, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan audiensi dengan Wali Kota. Ia juga menegaskan komitmen IKM untuk ikut serta memajukan budaya Minangkabau di tanah rantau. “Kami berterima kasih atas sambutan baik dari Bapak Wali Kota. Dalam audiensi ini, kami menyerahkan SK DPD IKM sekaligus memperkenalkan produk lokal hasil produksi anggota, seperti gula aren saka dan minyak akar kayu bajakah,” jelas Def. Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan IKM, khususnya dalam mendukung UMKM serta menjaga eksistensi budaya Minangkabau di perantauan.
DPD IKM Kota Ternate Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Semangat Persatuan dan Kebersamaan

Ternate, Maluku Utara – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di berbagai penjuru negeri, tak terkecuali di Kota Ternate. Di tengah suasana penuh suka cita, Dewan Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Minangkabau (DPD IKM) Kota Ternate turut memeriahkan momentum bersejarah ini. Bagi DPD IKM, peringatan kemerdekaan bukan hanya seremoni tahunan, melainkan ajang untuk memperkuat identitas, mempererat persatuan, dan menegaskan peran perantau Minang dalam pembangunan daerah. Semangat Kemerdekaan sebagai Pemicu Kreativitas Ketua DPD IKM Kota Ternate, Erison, menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan menjadi pemicu bagi warga Minang untuk terus berkreasi dan berinovasi. “Kami bertekad untuk terus berupaya memberikan yang terbaik, khususnya bagi warga Minang di Kota Ternate, dan secara umum ikut berkontribusi terhadap pembangunan kota ini,” ujarnya. Ia menambahkan, falsafah Minang “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” akan selalu menjadi pedoman bagi perantau Minang. Hal ini mengingatkan mereka untuk menghormati adat istiadat serta beradaptasi dengan lingkungan sekitar tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau. Lomba dan Kebersamaan di Hari Kemerdekaan Sebagai wujud perayaan, DPD IKM Kota Ternate menggelar serangkaian lomba yang melibatkan seluruh anggota. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Kompleks Benteng Oranje pada Senin, 18 Agustus 2025. Sekretaris DPD IKM Kota Ternate, Evi Susanti, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme. “Momentum ini bukan hanya untuk merayakan, melainkan juga untuk menumbuhkan kembali semangat juang dan rasa cinta tanah air di hati setiap perantau Minang,” ungkapnya. Perantau Minang, Identitas yang Tetap Terjaga Melalui kegiatan tersebut, DPD IKM Kota Ternate membuktikan bahwa di tengah arus globalisasi, perantau Minang tetap memegang teguh identitas budayanya sekaligus berkontribusi aktif dalam memajukan daerah tempat mereka bermukim. Nilai-nilai seperti gotong royong, kebersamaan, dan kreativitas menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan. Dengan demikian, DPD IKM Kota Ternate tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga representasi semangat kemerdekaan yang terus hidup dalam jiwa perantau Minang — menghadirkan dampak positif bagi Kota Ternate dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.
DPD IKM Kota Depok Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Tari Minang dan 1000 Snack untuk Peserta Upacara

Depok (17/8/2025) – Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 di Kota Depok berlangsung meriah dengan partisipasi aktif Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minang (DPD IKM) Kota Depok. Bekerja sama dengan Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Depok, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Depok, dan Pemerintah Kota Depok, DPD IKM menghadirkan persembahan spesial berupa: Tari Minang yang diiringi Gandang Tansa sebagai simbol pelestarian seni budaya Minangkabau. Pembagian 1000 snack untuk seluruh peserta upacara HUT RI ke-80 di Balai Kota Depok. Kemeriahan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Depok, Bapak Supian Suri, serta Wakil Wali Kota Depok, Bapak Chandra Rachmansyah, yang juga merupakan putra Minang sekaligus Pembina DPD IKM Kota Depok. Jajaran Forkompinda Kota Depok turut hadir dan menikmati persembahan budaya Minangkabau yang ditampilkan dengan penuh semangat. Ketua DPD IKM Kota Depok, Oki Parlin, bersama koordinator acara Uda Andri Iswandi, jajaran pengurus KSB, panitia pelaksana, serta seluruh dunsanak Minang di Depok, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud kekompakan warga Minang di perantauan. “Dimano bumi dipijak, disinan langik dijunjuang. Basamo mangko bajadi,” menjadi semangat DPD IKM Kota Depok dalam bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat Kota Depok. Dengan kegiatan ini, DPD IKM Kota Depok berharap dapat terus menghadirkan kontribusi positif bagi pembangunan kota serta memperkuat peran masyarakat Minang di rantau.
Dampingi Kunjungan Andre Rosiade, Braditi Moulevey: Perantau Minang Harus Terlibat Majukan Sumbar

Padang — Selama enam hari penuh, 10–15 Agustus 2025, Sumatera Barat menjadi saksi padatnya rangkaian kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi VI DPR RI H. Andre Rosiade. Dalam setiap agenda, Andre didampingi Braditi Moulevey, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar yang juga Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM). Perjalanan ini membentang dari Dharmasraya di ujung timur hingga Pasaman di utara Sumbar, membawa pesan penting: pembangunan harus dirasakan merata, tidak hanya terpusat di kota besar. Mendorong Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi Perjalanan dimulai pada Minggu (10/8) dengan peresmian Tower BTS Sungai Rumbai, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya. Braditi menegaskan bahwa infrastruktur telekomunikasi di daerah terpencil akan membuka peluang besar bagi pendidikan, perdagangan, dan layanan publik. “Kita tidak ingin ada lagi cerita anak sekolah memanjat bukit untuk mencari sinyal. Akses internet kini adalah kebutuhan dasar,” ujarnya. Malam harinya, Braditi dan Andre menghadiri ramah tamah bersama Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan para penerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP). Pelestarian Budaya dan Konektivitas Desa Senin (11/8), rombongan bertolak ke Sijunjung dan Sawahlunto. Di Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto, Braditi mengingatkan pentingnya pelestarian budaya. “Budaya adalah identitas kita. Kalau hilang, kita akan kehilangan arah,” tegasnya. Siang harinya, mereka meresmikan BTS di Silongo, Pasilihan, dan Kotaluo, bersama Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir dan Bupati Solok Jon Firman Pandu, demi memperkecil kesenjangan digital. Sentuhan Infrastruktur Sosial di Kota Padang Selasa (12/8), agenda berlanjut di Padang. Andre dan Braditi meninjau Dapur MBG di Ujung Gurun, program makan siang gratis di SDN 24 Ujung Gurun, titik TJSL, dan rencana revitalisasi GOR Agus Salim. Braditi menekankan, infrastruktur sosial seperti dapur umum dan sekolah harus mendapat perhatian setara dengan proyek fisik. Infrastruktur Strategis untuk Pertanian dan Keselamatan Jalan Rabu (13/8), kunjungan difokuskan pada Pasaman untuk meninjau pembangunan jembatan strategis penghubung sentra pertanian. Braditi menyebut jembatan ini akan memangkas waktu tempuh, mengurangi biaya logistik, dan membuka akses pasar bagi petani. Kamis (14/8), rombongan meninjau proyek Flyover Sitinjau Lauik di jalur vital Padang–Solok. “Flyover ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan. Medan Sitinjau Lauik rawan kecelakaan,” jelas Braditi. Sore harinya, mereka menuju Pesisir Selatan untuk melihat pembangunan jembatan penghubung yang penting bagi sektor perikanan dan pariwisata. Perantau Minang sebagai Motor Kemajuan Sebagai Sekjen DPP IKM, Braditi memandang perantau Minang sebagai aset besar yang belum dioptimalkan. Ia mengajak diaspora Minang bersinergi dengan pemerintah. “Perantau punya jejaring, modal, dan pengetahuan. Kalau dikelola baik, Sumbar bisa melesat,” ungkapnya. Braditi juga mengapresiasi langkah Andre Rosiade yang konsisten memperjuangkan proyek strategis di pusat. Menurutnya, kolaborasi antara wakil rakyat, pemerintah, dan komunitas perantau adalah kunci percepatan kemajuan daerah. Pembangunan untuk Semua, Bukan Hanya Kota Besar Kunjungan kerja ini menegaskan bahwa pembangunan di Sumbar tidak boleh terpusat di perkotaan. “Infrastruktur telekomunikasi, jembatan, jalan, dan fasilitas publik harus menyentuh semua lapisan masyarakat. Hanya dengan begitu kita bisa bicara tentang kemajuan yang adil,” tutup Braditi.
DPD IKM Kota Depok Dukung HUT RI ke-80 dengan Aksi Sosial, UMKM, dan Pentas Budaya

Depok – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minang (DPD IKM) Kota Depok turut serta memberikan dukungan nyata melalui berbagai kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya. Beberapa agenda yang dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2025 antara lain: Penyerahan 50 bendera merah putih kepada Pemerintah Kota Depok melalui Kesbangpol. Penerimaan simbolis sumbangan bendera dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Partisipasi dalam acara Kemendagri dengan memberikan 200 snack, serta rencana menyediakan 800 box snack untuk peserta upacara peringatan 17 Agustus mendatang. UMKM binaan DPD IKM Kota Depok ikut serta meramaikan bazar di kegiatan Car Free Day (CFD) Kota Depok. Kolaborasi dengan Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Depok dalam menyukseskan kegiatan kebangsaan. Sebagai penutup rangkaian, pada 23 Agustus 2025 mendatang, DPD IKM Kota Depok akan menampilkan seni budaya Minangkabau seperti Tari Rentak, Tari Piring, dan Gandang Tansa dalam puncak perayaan HUT RI ke-80. Melalui kegiatan ini, DPD IKM Kota Depok tidak hanya berkontribusi dalam semangat kebangsaan, tetapi juga menghadirkan peran penting UMKM serta melestarikan budaya Minangkabau di tanah rantau. “Semoga DPD IKM Kota Depok semakin maju ke depannya dan terus berkontribusi positif untuk masyarakat serta bangsa.”
IKM Milik Semua Orang Minang: DPP IKM Gelar Milad ke-9, Syukuran Sekretariat Baru, dan Santunan Anak Yatim

DPP IKM – Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minangkabau (DPP IKM) menggelar acara Peringatan Milad ke-9 IKM, Syukuran Sekretariat Baru, serta Santunan Anak Yatim, pada Rabu, 6 Agustus 2025, bertempat di Kantor Sekretariat DPP IKM, Jakarta Selatan. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP IKM, H. Andre Rosiade, jajaran pengurus pusat, tokoh-tokoh Minang dari berbagai kalangan di perantauan, serta perwakilan DPW dan DPD IKM se-Jabodetabek. Momen ini menjadi ajang konsolidasi kekuatan organisasi sekaligus refleksi sembilan tahun perjalanan IKM dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Minang di perantauan maupun di kampung halaman. Dalam sambutannya, H. Andre Rosiade menegaskan komitmen IKM sebagai rumah besar milik seluruh orang Minang, lintas latar belakang dan kepentingan, termasuk politik. “Seluruh partai akan bergabung dalam kepengurusan DPP IKM, karena IKM ini bukan milik partai, tapi milik semua orang Minang. Kita sepakat, seluruh partai politik yang ada di Republik Indonesia yang ada orang Minangnya, awak ajak bergabung,” tegasnya, disambut tepuk tangan hadirin. Pernyataan ini menegaskan arah IKM sebagai organisasi inklusif yang mengedepankan persatuan dan sinergi, di atas segala perbedaan. Ketua Umum juga mengajak seluruh elemen masyarakat Minang untuk terus berperan aktif dalam memperkuat peran IKM sebagai organisasi sosial budaya yang modern dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan doa, sambutan Ketua Umum, pemotongan tumpeng sebagai simbol syukuran, serta pemberian santunan kepada anak yatim. Suasana kekeluargaan dan kepedulian sosial mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus menjadi pelita bagi masyarakat Minang, acara ini menandai dimulainya babak baru dalam perjuangan DPP IKM menuju organisasi yang semakin solid, terbuka, dan berdaya guna bagi ranah maupun rantau.
Duka di Perantauan: IKM Bantu Pemulangan Jenazah Perantau Minang Korban Penembakan di Papua

Jakarta, 27 Juli 2025 – Kabar duka datang dari Tanah Papua. Seorang perantau asal Minangkabau, Joni Hendra, menjadi korban aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, pada Jumat, 25 Juli 2025. Joni Hendra, yang berasal dari Nagari Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), meninggal dunia dalam insiden penembakan tersebut. Atas nama kepedulian dan solidaritas sesama perantau, Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) segera bergerak membantu proses pemulangan jenazah ke kampung halaman. Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas insiden tragis ini. “Kami dari keluarga besar IKM turut berbelasungkawa atas wafatnya saudara kita, Joni Hendra. Ia menjadi korban penembakan di Papua Tengah. Dengan segala keterbatasan, DPW IKM Papua telah berupaya maksimal memfasilitasi pemulangan jenazah ke Sumatera Barat. Semangat persaudaraan Minang terbukti mampu mengatasi berbagai tantangan,” ujar Andre yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI. Koordinasi dan Aksi Cepat DPW IKM Papua Setelah menerima informasi dari warga IKM Puncak Jaya, Ketua DPW IKM Papua, Zulhendri Sikumbang, langsung melakukan koordinasi intensif dengan warga Minang di sejumlah wilayah, termasuk Puncak Jaya dan Timika. Proses pemulangan jenazah menghadapi kendala teknis, termasuk pembatalan jadwal penerbangan dari Bandara Sugapa ke Timika. Namun berkat bantuan AKP Defrizal di Polres Mimika yang menjalin komunikasi dengan pihak Polres Sugapa, jenazah akhirnya bisa diterbangkan pukul 08.30 WIT, Sabtu (26/7). Setiba di Bandara Moses Kilangin Timika, jenazah disambut oleh warga IKM, kemudian dibawa ke RSUD Timika untuk proses pemandian, pengafanan, dan dimasukkan ke dalam peti jenazah. Maskapai penerbangan yang dituju memastikan keberangkatan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada pukul 10.30 WIT. Tiba di Sumatera Barat dan Dilanjutkan ke Jambi Setelah mendarat di BIM, jenazah dijemput oleh pihak keluarga dan langsung diberangkatkan menuju Merangin, Jambi, tempat domisili keluarga almarhum. Meski sebelumnya sempat direncanakan untuk dimakamkan di kampung asalnya di Bayang, Pessel, keluarga akhirnya memutuskan pemakaman dilakukan di Jambi. Ketua DPW IKM Papua, Zulhendri Sikumbang, mengungkapkan bahwa proses pengurusan jenazah dibantu oleh berbagai pihak, termasuk Pemda Sugapa, yang memfasilitasi pembiayaan sejak almarhum berada di RS Sugapa hingga keberangkatan dari Timika. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat—terutama Pemda Sugapa, Polres Sugapa, dan warga IKM di Intan Jaya, Mimika, serta Puncak Jaya—atas bantuan luar biasa yang diberikan. Ini adalah bentuk nyata kekuatan solidaritas urang awak di tanah rantau,” ujarnya.
Semangat Persatuan IKM Klaten Bergema di Pertemuan Akbar IKM se-Jawa Tengah

Demak, 26 Juli 2025 – Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti Gedung Diklat PGRI Tembiring, Kabupaten Demak, dalam Pertemuan Akbar Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) se-Jawa Tengah yang digelar pada Sabtu, 26 Juli 2025. Acara ini sekaligus menjadi peringatan Hari Lahir ke-8 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKM Provinsi Jawa Tengah-momentum bersejarah yang mempertegas eksistensi dan kekompakan warga Minang di perantauan. Sebanyak 25 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKM dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah turut hadir, termasuk DPD IKM Kabupaten Klaten yang tampil dengan formasi lengkap. Hadir dari Klaten antara lain Ketua Dewan Pembina Abdul Kadir, Ketua DPD Purnomo, Wakil Ketua Handri Maidi, Sekretaris Jhon Hendri, Wakil Sekretaris Jonie, serta Ketua Humas Rizal Putra Milda. Dalam undangan resmi yang dikeluarkan oleh DPW IKM Jateng, acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Umum DPP IKM atau perwakilannya, Gubernur Jawa Tengah H. Ahmad Luthfi, Wakil Ketua Departemen Bundo Kanduang, Bupati Demak, serta Dewan Pembina dan Penasehat DPW IKM Jateng. Ajang Konsolidasi dan Penguatan Identitas Ketua Dewan Pembina DPD IKM Klaten, Abdul Kadir, menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar seremoni—melainkan forum penting untuk mempererat silaturahmi, menyatukan semangat, serta memperkuat identitas budaya Minangkabau di tanah rantau. “Pertemuan ini mengingatkan kita pada nilai-nilai luhur: Di mana bumi dipijak, di situ langik dijunjuang, serta prinsip Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Ini adalah fondasi budaya yang terus kami pegang teguh,” ungkapnya. Dikenal sebagai pemilik Toserba Garih Rejeki, Abdul Kadir juga menekankan pentingnya tema Milad ke-8 DPW IKM Jateng: “Basamo Kito Taguah, Bacarai Kito Runtuah, dan Basamo Mangko Manjadi.” “Semangat persatuan adalah kunci keberhasilan kita sebagai perantau,” tambahnya. Klaten Hadir Perkuat Solidaritas Urang Awak Ketua DPD IKM Klaten, Purnomo (akrab disapa Bang Ipul), turut menyampaikan apresiasinya atas bertambahnya usia organisasi tingkat provinsi tersebut. “Kehadiran kami dari Klaten adalah bentuk dukungan nyata untuk memperkuat solidaritas urang awak di Jawa Tengah. IKM bukan sekadar organisasi, tapi rumah besar yang menyatukan hati dan langkah para perantau Minang,” ujar Bang Ipul. Acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran struktur lengkap KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) dari masing-masing DPD serta unsur Bundo Kanduang, yang menandakan peran sentral perempuan Minang dalam kehidupan sosial dan budaya komunitas. IKM sebagai Mitra Sosial Budaya di Tanah Rantau Melalui Pertemuan Akbar ini, DPW IKM Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat lokal. Tak hanya menjaga identitas budaya, IKM juga aktif berkontribusi dalam bidang sosial, ekonomi, dan pendidikan sebagai bagian dari komunitas bangsa yang dinamis dan produktif. Delapan tahun perjalanan DPW IKM Jateng menjadi saksi kekompakan dan dedikasi para perantau Minang. Pertemuan ini bukan akhir sebuah fase, tapi awal dari langkah-langkah lebih besar menuju masa depan yang bersatu, kuat, dan penuh kontribusi. (Rizal Malin Kayo)