DPP IKM Tegaskan Perantau Minang sebagai Kekuatan Strategis Pembangunan Nasional

Semarang — Andre Rosiade selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) menegaskan pentingnya peran perantau Minang sebagai kekuatan strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Hal ini disampaikan dalam pertemuan bersama perantau Minang di Semarang yang juga dirangkaikan dengan silaturahmi bersama Ahmad Luthfi serta jajaran pengurus DPW IKM Jawa Tengah, Sabtu (25/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, DPP IKM menekankan bahwa perantau Minang tidak hanya dikenal sebagai komunitas dengan solidaritas tinggi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan di berbagai sektor, baik di tingkat daerah maupun nasional. “Kami punya prinsip, dibangun dengan bijak, dijalankan dengan jujur. Perantau Minang harus menjadi mitra positif bagi pemerintah, baik pemerintah kota, kabupaten, maupun pusat,” ujar Andre Rosiade. DPP IKM juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat gotong royong sebagai fondasi utama kekuatan perantau. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi modal sosial yang selama ini menjaga eksistensi dan kontribusi perantau Minang di berbagai daerah. Selain itu, dalam agenda tersebut turut dibahas penguatan kelembagaan IKM di Jawa Tengah. DPP IKM mendorong percepatan penyediaan kantor DPW sementara hingga pembangunan sekretariat permanen guna menunjang aktivitas organisasi yang lebih optimal. Bahkan, DPP IKM membuka peluang pemanfaatan ruang kosong yang dapat digunakan sementara waktu untuk mendukung operasional organisasi. “Yang terpenting organisasi tetap berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” tegas Andre. Dalam diskusi yang berlangsung konstruktif, DPP IKM juga menyoroti potensi pengelolaan aset milik perantau Minang di kawasan Tembalang, Semarang. Aset tersebut dinilai strategis untuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan, termasuk asrama mahasiswa Minang. DPP IKM mendorong agar aset tersebut segera dioptimalkan melalui renovasi dan pengelolaan profesional, sehingga dapat menjadi pusat aktivitas yang produktif dan berkelanjutan. Pengalaman sukses perantau Minang di Yogyakarta dalam mengelola aset serupa menjadi rujukan penting yang dapat diadopsi di Jawa Tengah. Tak hanya itu, rencana pembangunan fasilitas terpadu berbasis masjid dan ruang serbaguna juga menjadi bagian dari pembahasan. DPP IKM menilai fasilitas tersebut akan memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi perantau Minang tetapi juga masyarakat sekitar. Lebih lanjut, DPP IKM menyoroti besarnya kontribusi ekonomi perantau Minang terhadap kampung halaman, khususnya Sumatera Barat. Setiap tahunnya, perantau Minang diperkirakan mengirimkan dana hingga hampir Rp20 triliun ke daerah asal, menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Namun demikian, DPP IKM juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat dalam beberapa tahun terakhir mengalami perlambatan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih kuat antara perantau, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong kebangkitan ekonomi daerah. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi DPP IKM untuk memperkuat sinergi antara perantau Minang, pemerintah daerah, serta organisasi IKM di berbagai wilayah. Dengan semangat kebersamaan dan visi pembangunan yang terarah, DPP IKM optimistis perantau Minang akan terus menjadi pilar penting dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ketua DPP IKM Resmikan Dua Asrama Mahasiswa Minangkabau di Yogyakarta, Perkuat Rumah Gadang Perantau

YOGYAKARTA — Andre Rosiade selaku Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) meresmikan dua asrama mahasiswa Minangkabau di Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni Asrama Mahasiswi Bundo Kanduang dan Asrama Mahasiswa Marapi Singgalang, Rabu (22/4/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen nyata DPP IKM dalam memperkuat peran organisasi di ranah perantauan. Momentum penting ini dihadiri berbagai unsur strategis, mulai dari perwakilan lembaga pemerintah, BUMN, hingga jaringan perantau Minangkabau. Turut hadir Kepala Seksi Antar Lembaga Penghubung Jakarta Sari Anggraini, perwakilan PT Semen Padang dan PT Hutama Karya, serta DPD IKM dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan sekitarnya. Wujud Nyata Komitmen DPP IKM Peresmian dilakukan langsung oleh Andre Rosiade didampingi jajaran pengurus harian DPP IKM. Kegiatan berlangsung khidmat, diawali di Asrama Mahasiswi Bundo Kanduang pada pukul 16.30 WIB dan dilanjutkan di Asrama Mahasiswa Marapi Singgalang pukul 17.30 WIB. DPP IKM menegaskan bahwa pembangunan dan renovasi fasilitas ini bukan sekadar menghadirkan hunian, tetapi juga membangun pusat pembinaan generasi muda Minangkabau di perantauan. “Gedung ini bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga menjadi pusat pembinaan generasi muda Minangkabau agar tetap berpegang pada nilai adat dan budaya,” ujar Andre dalam sambutannya. Rumah Gadang Perantau: Pusat Aktivitas dan Pembinaan Kedua asrama ini dirancang sebagai ruang bersama bagi mahasiswa Minangkabau di Yogyakarta. Selain sebagai tempat tinggal, fasilitas ini juga difungsikan sebagai pusat kegiatan sosial, budaya, dan pendidikan. DPP IKM menegaskan bahwa gedung ini terbuka untuk seluruh perantau Minangkabau tanpa sekat komunitas. Semangat inklusivitas ini menjadi fondasi utama dalam membangun kebersamaan di rantau. “Pokoknyo lai urang Minang, pakailah gedung ko! Namun, mari kita rawat dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tegas Andre. Perkuat Silaturahmi dan Karakter Generasi Muda Dengan hadirnya Asrama Bundo Kanduang dan Marapi Singgalang, DPP IKM berharap mahasiswa Minangkabau di Yogyakarta dapat lebih fokus dalam menempuh pendidikan, sekaligus tumbuh sebagai generasi yang berakhlak dan berbudaya. Peresmian ini juga menjadi simbol penguatan peran IKM sebagai pengikat silaturahmi perantau, sejalan dengan semangat “Rumah Gadang Perantau Minang, Manjapuik Nan Tatingga dan Mangumpuaan Nan Taserak.” Antusiasme masyarakat Minangkabau di Yogyakarta menunjukkan bahwa kehadiran fasilitas ini sangat dinantikan. DPP IKM optimistis, langkah ini akan semakin memperkuat sinergi perantau Minangkabau dalam memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah: IKM Jadi Kekuatan Strategis Pembangunan Daerah

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) periode 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Gedung Nusantara IV DPR RI, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para perantau Minang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional. Ketua Umum DPP IKM Andre Rosiade yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, didampingi Sekretaris Jenderal Braditi Maulevey, menyambut langsung para tamu undangan dan pengurus dari berbagai daerah di Indonesia. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan IKM merupakan kekuatan strategis yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan apabila dikelola dengan semangat kebersamaan. “Semangat persatuan dan silaturahmi perantau Minang yang kita lihat hari ini adalah energi besar. Jika dirajut dengan baik, ini akan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan Sumatera Barat dan Indonesia,” ujar Mahyeldi. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen perantau, termasuk IKM, dalam berbagai sektor pembangunan, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan. Menurutnya, sinergi antara ranah dan rantau merupakan kekuatan khas Minangkabau yang harus terus dijaga dan diperkuat. Kepengurusan IKM yang baru diharapkan mampu menjadi jembatan penghubung yang produktif dan berkelanjutan. “Kita ingin hubungan antara kampung halaman dan perantau tidak hanya emosional, tetapi juga produktif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Dalam kesempatan yang sama, Andre Rosiade menegaskan komitmen IKM untuk terus menjadi wadah pemersatu perantau Minang serta platform kolaborasi yang inklusif dengan pemerintah dan dunia usaha. Acara pengukuhan ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Raffi Ahmad, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, serta Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung. Selain itu, hadir pula Kepala BP BUMN yang juga COO Danantara, Dony Oskaria, serta para kepala daerah se-Sumatera Barat dan jajaran pengurus IKM dari seluruh Indonesia. Pengukuhan ini menegaskan bahwa perantau Minangkabau memiliki peran strategis dalam pembangunan, sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan identitas budaya yang menjadi kekuatan utama masyarakat Minang di mana pun berada.
Raffi Ahmad Sampaikan Pesan Presiden di Pengukuhan DPP IKM 2025-2030

Jakarta – Semangat persatuan dan kekeluargaan mewarnai pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) periode 2025–2030 yang digelar di Gedung Nusantara IV DPR RI, Sabtu (11/4/2026). Acara yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal ini menjadi momentum strategis bagi keluarga besar IKM untuk mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen dalam berkontribusi bagi pembangunan bangsa. Hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menyampaikan salam hangat kepada seluruh perantau Minang. Dalam sambutannya, Raffi menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian besar terhadap masyarakat Minang, khususnya dalam percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat. “Bapak Presiden Prabowo Subianto selalu memastikan bahwa masyarakat Minang tidak akan pernah merasa sendirian,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi karakter masyarakat Minangkabau yang dikenal tangguh dan memiliki semangat pantang menyerah. Menurutnya, kekuatan solidaritas “urang awak” menjadi motor penting dalam proses pemulihan daerah. “Bahkan dalam situasi sulit, masyarakat Minang mampu bangkit lebih cepat dari yang diperkirakan. Ini adalah kekuatan yang patut menjadi inspirasi bagi daerah lain,” tambahnya. Lebih lanjut, Raffi menyoroti nilai kebersamaan dan keberanian yang menjadi ciri khas masyarakat Minang sebagai fondasi dalam menjaga persatuan, baik di ranah maupun di rantau. “Orang Minang berani berjuang untuk yang dicintai, berani untuk daerahnya. Inilah kekuatan solidaritas yang tak tergantikan,” tegasnya. Pengukuhan ini juga dihadiri oleh berbagai delegasi dari daerah, termasuk perwakilan DPD IKM dari berbagai kota di Indonesia. Kehadiran mereka semakin memperkuat bukti bahwa ikatan persaudaraan perantau Minang tetap kokoh di mana pun berada. Nilai luhur Minangkabau seperti “tatungkuiak samo makan tanah, tatilantang samo minum aiah” (senasib sepenanggungan) terus menjadi pegangan dalam kehidupan bermasyarakat. “Di mana pun urang Minang berada, nilai gotong royong, rasa memiliki kampung halaman, dan jati diri budaya tetap terjaga,” ungkap Raffi. Di akhir sambutannya, Raffi menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus baru DPP IKM yang dipimpin oleh Andre Rosiade. “Selamat kepada Uda Andre Rosiade sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang. Semoga kepengurusan ini mampu mempererat persaudaraan serta menjaga nilai adat dan budaya Minangkabau,” tutupnya.
Andre Rosiade Kukuhkan DPP IKM 2025–2030, Serukan Kolaborasi Perantau Minang

Jakarta — Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) periode 2025–2030, Andre Rosiade, menyerukan pentingnya kolaborasi seluruh perantau Minang dalam momentum pengukuhan kepengurusan DPP IKM masa bakti 2025–2030. Dalam kesempatan tersebut, Andre menegaskan bahwa IKM harus menjadi wadah pemersatu seluruh urang Minang, baik di ranah maupun di rantau. Semangat kebersamaan ini sejalan dengan tagline organisasi, “Basamo Mako Manjadi”, yang mengandung makna bahwa keberhasilan hanya dapat diraih melalui kolaborasi. Andre menyampaikan bahwa kepengurusan DPP IKM ke depan akan melibatkan berbagai tokoh Minang dari lintas latar belakang, termasuk kalangan pemerintahan, legislatif, hingga profesional. Langkah ini bertujuan memperkuat peran IKM sebagai organisasi besar yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Minang secara luas. Ia juga menekankan pentingnya menyatukan potensi besar perantau Minang yang tersebar di berbagai daerah bahkan mancanegara. Dengan kekuatan jaringan tersebut, IKM diharapkan mampu mendorong pembangunan daerah serta memperkuat posisi urang Minang di tingkat nasional. Pengukuhan DPP IKM periode 2025–2030 direncanakan digelar secara besar-besaran sebagai momentum kebangkitan organisasi. Kegiatan ini akan menghadirkan ribuan perantau Minang dalam sebuah “baralek gadang” yang menjadi simbol persatuan dan kekuatan kolektif masyarakat Minang. Selain itu, Andre juga mengajak seluruh elemen masyarakat Minang untuk aktif berkontribusi dalam organisasi. Ia berharap IKM tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga motor penggerak kemajuan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Minang di berbagai wilayah. “IKM bukan milik satu kelompok, tetapi milik seluruh urang Minang. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, kita bisa memberikan manfaat besar bagi ranah dan rantau,” tegas Andre. Dengan kepengurusan baru ini, DPP IKM optimistis dapat memperkuat eksistensi organisasi sebagai rumah besar perantau Minang sekaligus menjadi mitra strategis dalam pembangunan bangsa.
Pelantikan Pengurus DPP IKM Periode 2025–2030 Dirangkai Halal Bihalal Perantau Minang di Gedung DPR RI

Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) akan melaksanakan pengukuhan pengurus periode 2025–2030 yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal perantau Minang. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, bertempat di Gedung Nusantara V DPR RI/MPR RI, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Momentum ini menjadi ajang strategis bagi keluarga besar Minangkabau untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran perantau dalam pembangunan daerah dan nasional pasca Idul Fitri 1447 H. Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade, bersama Sekretaris Jenderal Braditi Moulevey, menegaskan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekadar agenda organisasi, melainkan tonggak penting dalam memperkuat soliditas dan kontribusi nyata IKM di berbagai sektor. Acara ini dipastikan akan dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari tingkat daerah hingga nasional. Undangan telah disampaikan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, seluruh Wali Kota dan Bupati se-Sumatera Barat, serta para Ketua DPRD provinsi dan kabupaten/kota. Selain itu, sejumlah menteri kabinet, tokoh nasional, hingga pengusaha sukses berdarah Minang juga dijadwalkan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para pemangku kebijakan dan tokoh strategis ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perantau dan pemerintah daerah, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya Minangkabau ke depan. Rangkaian kegiatan akan diawali dengan registrasi dan pembukaan, dilanjutkan dengan pertunjukan budaya seperti Tarian Pasambahan dan Tari Piring, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta laporan panitia. Puncak acara adalah prosesi pengukuhan pengurus DPP IKM periode 2025–2030, yang dilanjutkan dengan sambutan tokoh masyarakat, Gubernur Sumatera Barat, dan Ketua Umum DPP IKM. Sebagai penutup, suasana akan semakin semarak dengan hiburan yang menghadirkan penyanyi Minang ternama seperti Ratu Sikumbang dan Diva Aurel, yang akan menghibur seluruh tamu undangan. Melalui kegiatan ini, DPP IKM berharap dapat memperkuat jaringan perantau Minang di seluruh Indonesia serta mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, memperkokoh persatuan, dan menjaga nilai-nilai budaya Minangkabau di tengah dinamika zaman.
IKM Surakarta Gelar UNI PARJO #01 di Pasar Jongke, Kolaborasi Budaya Minang dan Jawa Dorong UMKM Kreatif

SOLO (27/03) — Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kota Surakarta menghadirkan event budaya bertajuk UNI PARJO #01 (Urang Minang Pasar Jongke) sebagai ruang kolaborasi budaya Minang dan Jawa sekaligus penggerak ekonomi kreatif di Kota Solo. Kegiatan yang akan digelar di kawasan ikonik Pasar Jongke ini membuka peluang luas bagi pelaku kuliner, pengrajin (craft), serta UMKM kreatif untuk berpartisipasi dalam perhelatan budaya berbasis kearifan lokal. Event ini merupakan inisiasi komunitas Minang di Solo yang didukung oleh DPD IKM Kota Surakarta di bawah kepemimpinan Yunaldi Efendi. Kehadiran UNI PARJO diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mampu memperkuat sinergi antarbudaya serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. “UNI PARJO menjadi ruang temu budaya yang menghadirkan kekayaan tradisi Minangkabau dan Jawa dalam satu harmoni, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal,” ujar panitia. Dalam kegiatan ini, pengunjung akan disuguhkan beragam kuliner khas Minang dan Jawa, mulai dari makanan tradisional, minuman khas, hingga produk kreatif dan hasil bumi seperti sayuran segar yang dapat dinikmati langsung. Mengusung konsep pasar budaya terbuka, UNI PARJO direncanakan berlangsung secara rutin setiap hari Sabtu di area strategis Pasar Jongke, tepatnya di pelataran parkir dan taman depan pasar yang luas dan representatif. Jadwal Pelaksanaan UNI PARJO #01 🗓️ Sabtu, 4 April 2026 ⏰ Pukul 16.00 – 23.00 WIB 📍 Pelataran Pasar Jongke, Solo Pendaftaran peserta dibuka mulai 26 Maret hingga 2 April 2026. Sementara itu, technical meeting akan dilaksanakan pada: 🗓️ Kamis, 2 April 2026 ⏰ Pukul 14.00 WIB 📍 Lantai 3 Pasar Jongke Solo Para pelaku usaha kuliner dan kreatif yang ingin bergabung dapat mendaftarkan diri melalui tautan berikut:👉 https://bit.ly/UniParjo01 Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Person di nomor 081371866396. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah berkarya bersama masyarakat kota sekaligus memperkuat identitas budaya Nusantara melalui kolaborasi Minang dan Jawa. Catatan Redaksi Pelaksanaan UNI PARJO sebelumnya direncanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026. Namun, jadwal tersebut mengalami penyesuaian dan ditunda menjadi Sabtu, 4 April 2026 karena pertimbangan teknis dan kesiapan acara. (Rizal Malin Kayo)
Ribuan Perantau Minang Berangkat Pulang Basamo 2026 Gelombang Kedua, Tiket Habis dalam 1 Jam

JAKARTA – Suasana penuh semangat dan haru mewarnai pelepasan ribuan perantau Minangkabau yang mengikuti program Pulang Basamo 2026 Gelombang II di Lapangan Jantung Sehat DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2026). Program mudik bersama ini digelar oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade, yang kembali memfasilitasi perantau Minangkabau untuk pulang ke kampung halaman di Sumatera Barat menjelang Hari Raya Idulfitri. Sejak pagi hari, ratusan hingga ribuan peserta telah memadati lokasi keberangkatan. Mereka datang membawa koper, tas besar, serta berbagai oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. Wajah-wajah penuh rindu terlihat di antara para peserta yang tak sabar untuk kembali ke Ranah Minang. Puluhan bus yang telah disiapkan panitia secara bertahap diberangkatkan menuju berbagai daerah di Sumatera Barat, seperti Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, hingga daerah-daerah lainnya. Andre Rosiade mengatakan bahwa program Pulang Basamo merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat Minangkabau di perantauan agar dapat pulang kampung dengan lebih mudah, aman, dan nyaman. Menurutnya, tradisi pulang kampung memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat Minangkabau, terutama untuk mempererat hubungan keluarga dan menjaga ikatan dengan kampung halaman. “Program Pulang Basamo ini kita selenggarakan untuk membantu perantau Minangkabau agar bisa pulang ke kampung halaman bersama-sama menjelang Lebaran,” ujar Andre saat melepas rombongan pemudik. Antusiasme perantau terhadap program ini juga sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari cepatnya tiket peserta habis setelah pendaftaran dibuka secara daring. Koordinator Pulang Basamo 2026, Muhammad Reza Ikhwan, mengatakan tiket yang disediakan bahkan habis hanya dalam waktu sekitar satu jam sejak pendaftaran dibuka. “Tiket langsung habis dalam waktu sekitar satu jam setelah pendaftaran dibuka secara online. Ini menunjukkan betapa besar minat perantau untuk pulang kampung melalui program ini,” ujarnya. Peserta Pulang Basamo tidak hanya berasal dari wilayah Jabodetabek, tetapi juga datang dari berbagai kota lain di Indonesia. Beberapa peserta bahkan berasal dari daerah yang cukup jauh seperti Samarinda dan Bali. Hal ini menunjukkan kuatnya ikatan emosional masyarakat Minangkabau terhadap kampung halaman mereka di Ranah Minang. Selain memfasilitasi perjalanan mudik, program Pulang Basamo juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarperantau Minangkabau yang selama ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang turut mendukung pengamanan selama perjalanan para pemudik menuju Sumatera Barat. Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Solihin menyampaikan bahwa pihak kepolisian memberikan pengawalan terhadap rombongan bus sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pengawalan dilakukan sejak keberangkatan hingga rombongan tiba di wilayah Sumatera Barat untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan lancar. Selain itu, seluruh armada bus yang digunakan dalam program Pulang Basamo juga telah melalui proses pemeriksaan kelayakan kendaraan guna menjamin keselamatan para peserta selama perjalanan. Program Pulang Basamo sendiri telah menjadi tradisi kuat bagi masyarakat Minangkabau di perantauan. Setiap tahun, ribuan perantau memanfaatkan program ini untuk kembali ke kampung halaman dan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga. Bagi banyak perantau Minangkabau, Pulang Basamo bukan sekadar perjalanan mudik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol kuatnya hubungan antara perantau dengan Ranah Minang—tempat di mana rindu selalu menemukan jalan untuk kembali.
IKM Solo Raya Gelar Buko Puaso Basamo, Satukan Pejabat dan Tokoh Perantau Minangkabau di Surakarta

SOLO – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan Buko Puaso Basamo yang digelar keluarga besar Ikatan Keluarga Minang (IKM) Solo Raya bersama para pejabat dan tokoh perantau Minangkabau. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Embun Pagi Neo, Solo, Sabtu (14/3/2026) tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antarurang awak di tanah rantau. Kegiatan yang dilaksanakan dalam nuansa Ramadan ini mempertemukan berbagai tokoh Minangkabau yang berkiprah di Solo Raya. Selain menjadi ajang berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat rasa kekeluargaan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya Minangkabau di perantauan. Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Komandan Denpom IV/4 Surakarta, Letkol Cpm Rifky Nurachman, Kepala Dinas Personel Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Adm Yogie Azhar Koto, Komandan Skadik 403 Lanud Adi Soemarmo, Letkol Pas Irvien Joni, serta Kepala Dinas Operasi Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Adi Putra Buana. Hadir pula Kepala Sekretariat Lanud Adi Soemarmo yang juga Widyaiswara Pratama, Letkol Adm Osvandry, Ketua Dewan Pembina DPD IKM Kota Surakarta, H. Epi Rizandi, serta Dewan Pembina IKM, Ganto Suaro. Dari jajaran pengurus IKM Surakarta, tampak hadir Ketua DPD IKM Surakarta, Yunaldi Efendi Piliang, Wakil Ketua DPD IKM Solo, Datuk Yusuf, Sekretaris DPD IKM Surakarta, Buyung M. Faiza, Bendahara Yayan, serta Kabid Sosial Tedy Lembang. Turut hadir pula Kepala Yayasan Minang Saiyo, Goesti Hadi. Dalam suasana penuh keakraban, para tokoh dan undangan saling berbincang, bertukar cerita, serta mempererat hubungan persaudaraan sesama perantau Minangkabau yang telah lama menetap di Solo Raya. Melalui kegiatan Buko Puaso Basamo ini, diharapkan semangat kebersamaan, nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau, serta tradisi silaturahmi tetap terjaga dan semakin kuat di tengah kehidupan masyarakat Minang di perantauan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa ikatan kekeluargaan urang awak tetap hidup dan terpelihara, meskipun berada jauh dari ranah Minangkabau. (Rizal Malin Kayo)
Kajian Hukum Penetapan Status Keadaan Darurat Bencana Nasional

Sebagai bagian dari Ikatan Keluarga Minangkabau yang peduli terhadap ketahanan dan kesejahteraan masyarakat, kami berupaya memberikan pemahaman yang jelas dan tepat tentang landasan hukum, mekanisme, dan implikasi dari penetapan keadaan darurat dalam situasi bencana. Semoga kajian ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi masyarakat, akademisi, pembuat kebijakan, dan seluruh pihak yang berkepentingan dalam menghadapi dinamika bencana di Indonesia. Download File